Warga Sawahjoho Desak Inspektorat Transparan dalam Audit Dugaan Korupsi Kades

Warga Sawahjoho Desak Inspektorat Transparan dalam Audit Dugaan Korupsi Kades
M DHIA THUFAIL KAWAL LAPORAN - Sejumlah warga Desa Sawahjoho saat mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Batang guna mengawal proses audit atas kades Sawahjoho, Selasa 25 Februari 2025.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Puluhan warga Desa Sawahjoho, Kabupaten Batang, mendatangi Kantor Inspektorat pada Selasa (25/2/2025) untuk meminta kejelasan terkait proses audit dugaan korupsi yang melibatkan Kepala Desa (Kades) Sawahjoho. Mereka menuntut agar pemeriksaan dilakukan secara profesional dan transparan.

Salah satu perwakilan warga, Sudarno, menyatakan bahwa kedatangan mereka bertujuan untuk mengawal proses hukum yang tengah ditangani oleh Polres Batang. Menurutnya, audit yang telah berlangsung hampir dua bulan harus dipastikan tidak mengalami hambatan atau intervensi.

“Kami ingin memastikan bahwa audit ini berjalan profesional dan transparan. Jangan sampai prosesnya mandek tanpa kejelasan,” ujar Sudarno.

Baca Juga:Kejari Pekalongan Sita Rumah Kades Coprayan Terpidana Korupsi Dana DesaUIN Gus Dur Terjunkan Mahasiswa KKN Tematik Tanggap Bencana, Perkuat Edukasi Mitigasi di Masyarakat

Warga Soroti Kejanggalan Proyek Desa

Warga menduga adanya banyak kejanggalan dalam berbagai proyek yang dijalankan oleh Kades Sawahjoho, terutama terkait dugaan manipulasi keuangan. Mereka juga mempertanyakan ke mana aliran dana yang menyebabkan kerugian negara dalam kasus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

“Kami ingin tahu ke mana dana itu mengalir. Jangan sampai ada penyalahgunaan lebih lanjut,” imbuh Sudarno.

Sementara itu, Purwanto, warga lainnya, mendesak agar Kades Sawahjoho segera diproses hukum untuk memberikan efek jera. Pasalnya, tiga kali aksi demonstrasi dan dua laporan ke kepolisian belum membuahkan hasil yang memuaskan.

“Kades harus bertanggung jawab. Selama ini, semua keputusan diambil sepihak tanpa melibatkan warga. Pembangunan pun cenderung menguntungkan dirinya sendiri,” tegasnya.

Beberapa proyek yang disorot warga antara lain:

✅ Pembangunan jalan tembus Sawahjoho-Candiareng yang berada di belakang rumah Kades.✅ Pengecoran jalan di depan rumah Kades, yang dianggap lebih menguntungkan keluarganya.✅ Pengaspalan jalan Sawahjoho-Kalibeluk yang disebut-sebut dilakukan tanpa musyawarah dengan warga.

Inspektorat Pastikan Audit Segera Rampung

Menanggapi tuntutan warga, Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) Inspektorat Batang, Imam Budiyono, memastikan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan sesuai dengan permintaan Polres Batang. Audit dilakukan dengan memeriksa berbagai pihak, termasuk Kades Sawahjoho, pihak ketiga, serta pihak terkait lainnya.

“Pemeriksaan telah rampung, dan kini kami memasuki tahap penyusunan laporan. Pekan depan, hasil audit akan diserahkan ke Polres Batang,” kata Imam.

Baca Juga:Polres Kendal Ungkap 6 Kasus Narkoba dan Puluhan Peredaran Miras, Jelang Idulfitri Perketat KamtibmasSatpol P3KP Kota Pekalongan Intensifkan Patroli Selama Ramadan, Fokus Ketertiban dan Keamanan

Lebih lanjut, Imam menjelaskan bahwa laporan tersebut akan berisi rekomendasi terkait tindak lanjut kasus ini. Jika hasil audit mengarah ke proses penyidikan, maka kasus akan dilimpahkan sepenuhnya ke Polres Batang. Namun, jika penyelesaian dilakukan secara administratif, Inspektorat akan berkoordinasi dengan Camat Warungasem sebagai perwakilan Bupati Batang.

0 Komentar