RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Dalam rangka peningkatan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terus menjadi perhatian serius pemerintah dan mewajibkan para pendidiknya menempuh gelar Sarjana, Kementerian Pendidikan menyediakan bantuan pendidikan sebesar Rp 3Juta per semester sebagai bentuk dukungan.
Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Mabruri. “Ini merupakan kebijakan nasional saat ini menjadikan pendidikan S1 sebagai syarat wajib bagi guru PAUD. Beberapa kebijakan menteri yang relevan dengan PAUD antara lain wajib belajar 13 tahun, satu tahun di PAUD, serta persyaratan minimal S1 bagi pendidik.
Bahkan, PAUD non-formal kini masuk dalam sistem pendidikan nasional sehingga pendidiknya juga diwajibkan menempuh pendidikan S1,” ungkapnya. Selain itu, program RPL memungkinkan pengalaman mengajar, prestasi, maupun keterlibatan organisasi guru diakui sebagai bagian dari akademik sehingga dapat mengurangi jumlah SKS dan memperpendek masa studi.
Baca Juga:Menarikan Kolosal Tari Babalu, Mengapresiasi Khazanah Budaya LokalBPS Dorong Pemahaman Data ke Mitra: Kunci Akurasi & Kebijakan Daerah Tepat Sasaran!
Dijelaskan lebih lanjut, untuk memudahkan guru yang saat ini sudah aktif mengajar, perkuliahan dirancang fleksibel melalui perguruan tinggi yang ditunjuk, dengan pilihan luring, daring, maupun kombinasi keduanya. “Pemerintah juga menyiapkan desain perkuliahan yang menyesuaikan kebutuhan, agar guru dapat tetap mengajar sembari menempuh studi,” imbuhnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pendidikan setiap tahun mengalokasikan dana sebesar Rp50 juta bagi sekitar 25 penerima. Bantuan ini bersifat stimulan agar guru tetap memiliki kesadaran dan usaha mandiri untuk membiayai pendidikan mereka.
“Jika dari Kementerian bantuan diberikan hingga lulus, maka dari Pemkot sifatnya stimulan. Tahun ini bisa mendapatkan, tahun depan belum tentu, karena peminatnya banyak dan tentu ada pembatasan,” pungkasnya.
Dengan adanya sinergi program pemerintah pusat dan daerah, diharapkan semakin banyak guru PAUD yang terdorong untuk menempuh pendidikan S1. Hal ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan berdaya saing.(mal)