Bupati Batang Tegaskan ASN Jangan Salah Kaprah Soal WFA, Tetap Turun ke Lapangan dan Pantau Arus Nataru

Bupati Batang Tegaskan ASN Jangan Salah Kaprah Soal WFA: Tetap Turun ke Lapangan dan Pantau Arus Nataru
M. DHIA THUFAIL RAKOR LINSEK - Bupati Batang menggelar Rakor lintas sektoral dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Aula Bupati Batang, Jumat (19/12).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan instruksi tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Batang agar tidak salah dalam menerjemahkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Faiz menekankan bahwa kebijakan WFA pada 29–31 Desember 2025 bukanlah izin untuk bersantai di rumah atau berlibur. Sebaliknya, WFA merupakan ruang bagi ASN untuk tetap produktif memantau kondisi lapangan dan memastikan pelayanan publik berjalan tanpa hambatan.

“Iya, dari tanggal 29 sampai 31 Desember sesuai arahan pemerintah pusat kita berlakukan WFA. Tapi ingat, ini WFA. ASN bukan berdiam diri di rumah, tapi keliling, memantau kondisi di lapangan,” tegas Faiz dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Aula Bupati Batang, Jumat (19/12/2025).

Baca Juga:Jasad Perempuan yang Tenggelam di Sungai Loji Pekalongan Ditemukan, Tim SAR Evakuasi ke RSUD BendanOperasi Lilin Candi 2025 490 Personel Gabungan Siaga Amankan Nataru di Kota Pekalongan, Cek Lokasi Pos Terpadu

Langkah ini menyelaraskan usulan nasional guna menjaga ritme kerja menjelang tutup tahun. Namun, Faiz memberikan catatan khusus agar fleksibilitas ini dimanfaatkan untuk pengawasan titik-titik vital, seperti objek wisata Pantai Sigandu, kawasan Forest Kopi, hingga pemantauan jalur rawan longsor.

Selain kedisiplinan ASN, Bupati juga menginstruksikan tim gabungan untuk menertibkan truk yang parkir sembarangan di bahu jalan guna menghindari kecelakaan dan kemacetan krodit. Kelancaran rest area jalan tol juga menjadi sorotan utama.

“Perhatikan juga truk-truk yang parkir di pinggir jalan. Harus ditertibkan, arahkan ke kantong-kantong parkir yang sudah disiapkan agar tidak memicu kecelakaan,” ujarnya.

Terkait kesiapsiagaan bencana, jajaran Forkopimcam diminta merespons cepat setiap keadaan darurat. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) pun telah diinstruksikan menyiagakan alat berat seperti ekskavator di lokasi rawan.

Di sisi ekonomi, Faiz memastikan pasokan BBM, gas, dan bahan pokok di Batang tetap aman dengan tingkat inflasi yang masih terkendali di kisaran 5 persen. Penjagaan ekstra juga akan difokuskan pada gelaran Batang Nusantara Expo 2025 yang akan berlangsung pada 27–31 Desember mendatang.

“Petugas Dishub dan Satlantas saya minta siap, lakukan rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan selama Batang Nusantara Expo,” pungkasnya. (fel)

0 Komentar