Jalur Desa Tlogopakis Petungkriyono Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Kini Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Jalur Desa Tlogopakis Petungkriyono Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Kini Sudah Bisa Dilalui Kendaraan
HADI WALUYO EVAKUASI LONGSORAN - Personel Polsek Petungkriyono bersama warga kerja bakti menyingkirkan material longsor yang menutup jalan di Desa Tlogopakis.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Akses transportasi di jalur pegunungan Kabupaten Pekalongan kembali normal setelah sempat terputus. Material longsor yang menutupi badan jalan di Dukuh Totogan dan Sawangan Ronggo, Desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriyono, berhasil dibersihkan oleh tim gabungan pada Sabtu (20/12/2025).

Bencana tanah longsor tersebut sebelumnya terjadi pada Jumat sore akibat intensitas hujan yang sangat tinggi melanda wilayah Petungkriyono. Tebing di sisi jalan utama tersebut ambrol dan menutup akses vital bagi warga desa setempat.

Kapolsek Petungkriyono, Iptu Eko Widiyanto, memimpin langsung personelnya bersinergi dengan anggota TNI dari Koramil, pihak kecamatan, serta warga setempat untuk menyingkirkan gundukan tanah dan batu besar.

Baca Juga:Wabup Sukirman Buka Hari Ibu ke-97 di Pekalongan, Momentum Perempuan Berkarya Menuju Indonesia EmasKhidmat! WBP Rutan Pekalongan Rayakan Natal Bersama GKI, Karutan: Momentum Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

“Alhamdulillah, berkat sinergi anggota Polsek Petungkriyono bersama warga Desa Tlogopakis, material longsor yang menutup akses jalan utama di Dukuh Totogan dan Sawangan Ronggo sudah berhasil dibersihkan. Saat ini akses jalan sudah bisa dilewati kembali, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkap Iptu Eko Widiyanto, Sabtu siang.

Meskipun evakuasi dilakukan dengan alat seadanya, semangat gotong royong membuat jalur tersebut terbuka lebih cepat dari perkiraan. Kendaraan kini sudah dapat melintas secara normal di kedua arah.

Namun, kepolisian tetap memberikan peringatan keras bagi para pelancong maupun warga yang melintasi jalur pegunungan Pekalongan. Kondisi cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, yang berpotensi memicu labilnya struktur tanah.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang melintas di jalur Petungkriyono agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Wilayah ini memiliki kontur tanah yang rawan longsor,” tambah Iptu Eko.

Pihak kepolisian dan BPBD terus memantau titik-titik rawan di sepanjang jalur Petungkriyono guna memastikan keselamatan pengguna jalan selama musim penghujan berlangsung. (had)

0 Komentar