Andy menegaskan bahwa apa pun kondisi ekonomi ke depan, emas tetap layak dipertahankan sebagai salah satu alternatif investasi jangka panjang.
Instrumen Lain yang Ikut Dilirik di 2026
Meski tren investasi emas 2026 masih kuat, investor juga mulai melirik instrumen lain. Perkembangan teknologi membuat akses ke berbagai pilihan investasi semakin mudah, mulai dari saham, obligasi, hingga kripto.
Beberapa instrumen yang diprediksi menarik pada 2026 antara lain:
- Obligasi ritel negara, terutama jika suku bunga menurun
- Saham, seiring kenaikan IHSG yang mencapai 21 persen YTD 2025
- Reksa dana sebagai alternatif investasi praktis
Menurut Andy, pasar modal Indonesia berpotensi berkembang lebih pesat berkat dukungan teknologi, meskipun emas tetap memiliki posisi penting sebagai aset defensif.
Baca Juga:Apakah Harga Emas Bisa Mencapai 3 Juta di Tahun 2026? Ini Prediksi Analis dan Alasan Kuatnya!Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Tanggal 4 Januari 2026 Masih Stagnan? Ini Fakta Lengkapnya!
Mekanisme Global Menentukan Harga Emas
Ekonom Universitas Gadjah Mada, Eddy Junarsin, menegaskan bahwa harga emas ditentukan oleh mekanisme permintaan dan penawaran global.
Ketidakpastian ekonomi dan politik dunia menjadi faktor utama yang mendorong aliran dana ke emas.
Artinya, tren investasi emas 2026 tidak hanya dipengaruhi kondisi domestik, tetapi juga situasi global secara keseluruhan.
Tren investasi emas 2026 diproyeksikan tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.
Meski instrumen lain seperti saham dan obligasi mulai dilirik, emas masih menjadi pilihan utama bagi investor yang mengutamakan keamanan dan stabilitas jangka panjang.
Dengan strategi yang tepat, emas tetap relevan sebagai bagian penting dari portofolio investasi di 2026.
