RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Kabar gembira bagi para pekerja dan pelaku industri di Kabupaten Batang. Ruas jalan strategis yang menghubungkan Jalur Pantura Banyuputih menuju Kedawung kini telah rampung dikerjakan. Jalan sepanjang 4,5 kilometer tersebut kini mulus diaspal dan siap menjadi tulang punggung mobilitas menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
Proyek peningkatan infrastruktur ini merupakan buah manis dari program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Jalur ini dinilai sangat vital karena menjadi urat nadi bagi ribuan tenaga kerja yang setiap harinya menuju kawasan yang kini dikenal dengan sebutan “Industropolis Batang”.
Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menyampaikan rasa syukurnya saat meninjau langsung kondisi jalan tersebut pada Senin (5/1/2026). Ia menilai bantuan dari pemerintah pusat ini sangat krusial bagi percepatan ekonomi daerah.
Baca Juga:Lapas Pekalongan Teken Perjanjian Kinerja 2026, Siap Jalankan 15 Program Aksi Menteri Imipas yang BaruGara-gara Saling Serobot di Perlintasan Ringinarum Kendal, Dua Mobil Ringsek Tertemper KA Argo Merbabu
“Alhamdulillah, kita mendapat dukungan pembangunan hampir 4,5 kilometer. Jalur ini sangat substantif bagi kebutuhan masyarakat Batang, terutama sebagai akses utama menuju kawasan industri,” ujar Faiz Kurniawan di sela-sela peninjauan.
Ketahanan Jalan Hingga 10 Tahun
Pembangunan jalan ini menelan anggaran sekitar Rp15 miliar. Tak hanya sekadar aspal biasa, konstruksi jalan ini dirancang khusus memiliki daya tahan yang kuat hingga 10 tahun ke depan, mengingat kendaraan yang melintas didominasi oleh armada industri.
Selain perbaikan fisik jalan, Pemkab Batang juga tengah melobi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mempercepat operasional bus Trans Jateng.
“Awalnya dijadwalkan beroperasi 2028. Setelah kami sampaikan ke Pak Gubernur, Dishub diminta mempercepat. Harapannya awal 2027 sudah bisa aktif,” jelas Bupati Faiz. Nantinya, Terminal Banyuputih akan difungsikan sebagai titik jemput (shuttle) khusus bagi pekerja yang akan masuk ke area KITB.
Komitmen Kementerian PU untuk Batang
Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri PU, Mukhamad Oki Isnaini, menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terus mengawal pembangunan infrastruktur di daerah, khususnya di tanah kelahirannya, Batang.
“Kami kawal langsung dari Kementerian PU. Pembangunan di Batang harus sejalan dengan semangat ‘Batang Berkembang’,” tegas Oki.
