RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Direktur Perumda Tirtayasa yang baru dilantik, Muhammad Affan, menegaskan komitmennya untuk menjadikan peningkatan pelayanan publik sebagai prioritas utama kepemimpinannya. Demikian ia sampaikan usai dilantik oleh Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, SE, MM, di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Senin (5/1/2026).
Affan menyebut salah satu persoalan mendasar yang masih dihadapi Kota Pekalongan adalah keterbatasan ketersediaan air baku. Untuk mengatasinya, pihaknya akan membuka kerja sama lintas daerah.
“Masalah utama di Kota Pekalongan ini salah satunya kekurangan air baku. Kami akan bekerja sama dengan PT TNCT dan kemungkinan juga dengan PDAM kabupaten sekitar untuk menambah pasokan,” ujar Affan.
Baca Juga:Satu Abad NU Jadi Momentum Naik Kelas dalam Pengabdian Umat dan Peran SosialAwal 2026, Harga Bahan Pokok di Kota Pekalongan Fluktuatif, Cabai dan Bawang Turun Tajam
Selain pasokan air, Affan menilai kondisi jaringan distribusi menjadi tantangan besar yang harus segera ditangani. Penurunan muka tanah menyebabkan banyak pipa utama kini berada jauh di bawah badan jalan.
“Ada pipa yang kedalamannya mencapai dua meter. Ini persoalan teknis yang harus dihitung secara efisien, apakah lebih baik memperbaiki pipa lama atau membangun jaringan baru,” jelasnya.
Terkait pendanaan, Affan menyampaikan bahwa status Perumda sebagai BUMD memberi keleluasaan dalam pembiayaan tanpa harus membebani APBD.
“Kami bisa melakukan pinjaman ke bank, jadi tidak harus selalu bergantung pada APBD,” katanya.
Pada tahap awal, Affan akan melakukan pemetaan menyeluruh terhadap kondisi lapangan, mulai dari sumber air baku, instalasi pengolahan, hingga jaringan distribusi dan keluhan pelanggan.
“Saya harus memahami semuanya, dari sumber air baku, pengolahan, panjang jaringan distribusi, sampai keluhan warga di wilayah utara terkait air berbusa atau keruh,” ujarnya.
Affan menegaskan siap bergerak cepat menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah yang ada.
Baca Juga:Tasyakuran TPS-3R Padukuhan Kraton, Walikota Aaf Tegaskan Pengelolaan Sampah Butuh Peran Semua PihakJalan Sehat Kerukunan Warnai Hari Amal Bakti Kemenag RI 2026 di Kota Pekalongan
“PR memang banyak, tapi harus dikerjakan. Setelah pelantikan ini saya langsung koordinasi internal. Pegawai sudah paham kondisi lapangan, tugas saya sebagai nahkoda adalah memotivasi mereka,” tandasnya.
Sementara itu, Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid menyampaikan bahwa pengangkatan Direktur Perumda Tirtayasa telah melalui proses panjang dan seleksi ketat, mulai dari tahapan assessment hingga wawancara, serta mendapatkan persetujuan Kementerian Dalam Negeri.
