Pemkot Pekalongan Buka Kolaborasi Investor Global untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Pemkot Pekalongan Buka Kolaborasi Investor Global
KOLABORASI - Pemkot Pekalongan terus berupaya mencari solusi komprehensif dan berkelanjutan dalam menangani persoalan sampah.
0 Komentar

“Target kita, jika seluruh TPS-3R sudah berjalan optimal, pengelolaan sampah bisa tembus 80 persen. Kalau 100 persen memang berat, karena juga berkaitan dengan kesadaran masyarakat,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan anggaran, tetapi juga sangat bergantung pada perubahan perilaku masyarakat. Pemilahan sampah dari rumah tangga, pengurangan plastik sekali pakai, serta partisipasi aktif warga menjadi kunci utama.

Sejalan dengan itu, Pemkot Pekalongan terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai program, seperti kampanye pilah sampah, penguatan bank sampah, hingga kolaborasi dengan komunitas dan lembaga pendidikan.

Baca Juga:Dilantik Jadi Direktur Perumda Tirtayasa, Muhammad Affan Fokus Perbaikan Layanan dan Tambah Air BakuDilantik Jadi Direktur Perumda Tirtayasa, Muhammad Affan Fokus Perbaikan Layanan dan Tambah Air Baku

Pemkot berharap sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dapat menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan sampah sekaligus mendukung pembangunan berwawasan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup warga.

“Pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah terus berupaya, tapi tanpa dukungan masyarakat hasilnya tidak akan maksimal. Mari kita jaga Kota Pekalongan tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi generasi sekarang dan mendatang,” pungkasnya. (dur)

0 Komentar