Wali Kota Aaf Lantik Muhammad Affan Jadi Direktur Perumda Tirtayasa, Siap Atasi Masalah Air Bersih

Wali Kota Aaf Lantik Muhammad Affan Jadi Direktur Perumda Tirtayasa, Siap Atasi Masalah Air Bersih
ISTIMEWA LANTIK - Wali Kota Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid resmi melantik Muhammad Affan sebagai Direktur Perumda Tirtayasa periode 2026–2031.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, resmi melantik Muhammad Affan sebagai Direktur Perumda Tirtayasa periode 2026–2031. Pelantikan yang berlangsung di Ruang Buketan Setda pada Senin (5/1/2026) ini menjadi babak baru bagi peningkatan kualitas pelayanan air bersih di Kota Batik.

Pria yang akrab disapa Wali Kota Aaf ini menegaskan bahwa dirinya tidak akan memberikan cek kosong kepada jajaran direksi. Ia berjanji akan melakukan evaluasi ketat setiap tahun untuk memastikan program kerja berjalan sesuai target dan keluhan masyarakat tertangani.

“Assessment sudah berjalan sekitar tiga bulan, lalu ada proses di kementerian kurang lebih dua bulan. Kinerjanya akan saya evaluasi setiap satu tahun sekali. Jadi 2026 seperti apa, 2027 seperti apa, semuanya jelas terlihat,” tegas Wali Kota Aaf usai prosesi pelantikan.

Baca Juga:Dana Transfer Pusat Kendal Dipangkas Rp190 Miliar, Dinsos Terpaksa Sesuaikan Skala Prioritas Program SosialSambut Mudik Lebaran 2026, Jalan Pantura Batang-Pekalongan Siap Dibeton dengan Dana Rp 251 Miliar

Berpengalaman di Rembang, Ungguli 10 Kandidat

Muhammad Affan terpilih setelah menyisihkan 10 calon lainnya melalui proses seleksi yang ketat. Rekam jejaknya sebagai Direktur PDAM di Kabupaten Rembang selama dua periode menjadi nilai tambah yang membuatnya unggul di mata tim penguji.

“Beliau sudah dua periode menjadi Direktur PDAM di Rembang. Saat wawancara, beliau memahami persoalan secara detail, baik soal pelayanan maupun internal. Jadi saya yakin beliau kompeten dan unggul,” ungkap Aaf.

Wali Kota juga mengingatkan tantangan besar yang menanti, mulai dari keterbatasan sumber air hingga kondisi infrastruktur pipa peninggalan zaman Belanda yang sudah sangat tua dan rawan bocor.

Strategi Direktur Baru: Fokus Air Baku dan Pipa Tua

Sementara itu, Direktur Perumda Tirtayasa yang baru, Muhammad Affan, menyatakan siap bergerak cepat. Masalah krusial yang ia identifikasi adalah defisit air baku. Untuk mengatasinya, ia berencana menggandeng pihak ketiga serta menjalin kerja sama dengan PDAM kabupaten tetangga.

“Masalah utama di Kota Pekalongan ini salah satunya kekurangan air baku. Kami akan bekerja sama dengan PT TNCT dan mungkin PDAM kabupaten tetangga untuk menambah pasokan,” jelas Affan.

Terkait masalah teknis distribusi, Affan menyoroti kondisi pipa utama yang kini tertimbun hingga kedalaman dua meter akibat penurunan tanah (land subsidence). Ia menegaskan akan segera menghitung efisiensi antara memperbaiki pipa lama atau memasang jaringan baru.

0 Komentar