RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batang masih terus mendalami kasus kecelakaan beruntun yang melibatkan truk trailer bermuatan besi beton di ruas Tol Batang–Semarang KM 354+200 A, Minggu (4/1/2026). Hingga Selasa (6/1/2026), pihak kepolisian belum menetapkan tersangka dalam insiden yang merenggut nyawa satu orang tersebut.
Penyelidikan kini difokuskan pada pengumpulan bukti teknis dan keterangan saksi kunci. Kapolres Batang melalui Kasat Lantas AKP Eka Hendra Ardiansyah menyatakan bahwa penetapan tersangka akan dilakukan secara hati-hati berdasarkan fakta komprehensif di lapangan.
“Sampai saat ini proses penyidikan masih berlangsung. Kami masih meminta keterangan dari pengemudi truk dan mengumpulkan bukti-bukti lain. Kami juga menunggu hasil pemeriksaan teknis kendaraan melalui ramp check,” ujar AKP Eka Hendra Ardiansyah, Selasa (6/1).
Baca Juga:Naik 17 Persen! 49 Ribu Penumpang Berangkat dari Stasiun Pekalongan Selama Libur Nataru 2025/2026Jalan Poros Desa Cening Kendal Longsor 100 Meter, Bupati Mbak Tika Pastikan Penanganan Prioritas
Polisi Telaah Kondisi Jalan dan Kendaraan
Penyidik juga tengah menelaah faktor kondisi jalan di lokasi kecelakaan, tepatnya di wilayah Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman. Langkah ini diambil menyusul adanya pernyataan dari pengemudi truk, Jumali (37), yang mengklaim ban truknya oleng akibat permukaan jalan yang tidak rata.
Namun, klaim tersebut dibantah oleh PT Jasamarga Semarang-Batang (JSB). Pihak pengelola tol menegaskan bahwa ruas tersebut dalam kondisi mantap dan rutin dipelihara.
“Kami masih menunggu hasil ramp check. Apakah nanti ada pihak lain yang turut bertanggung jawab atau tidak, karena kondisi jalan juga kami periksa,” tambah Eka Hendra.
Kondisi Korban Keluarga Asal Tangerang Membaik
Di sisi lain, perkembangan medis terhadap empat korban luka yang merupakan satu keluarga asal Tangerang menunjukkan tren positif. Keempat korban, termasuk seorang anak berusia 7 tahun bernama Misha, kini tengah menjalani perawatan intensif di RS QIM Batang.
Humas RS QIM Batang, Rini, mengonfirmasi bahwa dua pasien dewasa, Kusniyah (59) dan Wiwik (38), telah sukses menjalani operasi ortopedi pada Senin malam.
“Untuk adik Misha masih dirawat di ICU, kondisinya membaik dan hari ini akan dievaluasi apakah bisa dipindahkan ke ruang perawatan biasa. Secara umum, kondisi satu keluarga ini terus membaik,” ungkap Rini.
