RADARPEKALONGAN.ID – Penangkapan Nicolas Maduro menjadi titik balik terkuaknya fakta besar terkait pengelolaan cadangan emas Venezuela.
Penahanan Presiden Venezuela tersebut tidak hanya mengguncang peta politik Amerika Latin, tetapi juga menyeret kembali sorotan dunia pada praktik penjualan emas nasional Venezuela ke Swiss dalam jumlah fantastis.
Sejak awal masa kepemimpinan Nicolas Maduro, Venezuela tercatat aktif mengekspor emas dalam skala besar.
Baca Juga:Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Tanggal 8 Januari 2026 Naik atau Turun? Ini Daftar Nilainya!Harga Emas Antam Hari Ini Tanggal 8 Januari 2026 Turun, Waktu Tepat Beli atau Tunggu?
Data bea cukai Swiss menunjukkan nilai pengiriman emas Venezuela nyaris menyentuh 4,14 miliar franc Swiss atau setara Rp86,8 triliun.
Fakta ekspor emas Venezuela ke Swiss
Berdasarkan data yang ditinjau Reuters, ekspor emas Venezuela ke Swiss terjadi secara intensif dalam kurun waktu awal pemerintahan Maduro.
Beberapa fakta penting terkait ekspor emas tersebut antara lain:
- Venezuela mengirim sekitar 113 metrik ton emas ke Swiss
- Periode ekspor berlangsung antara 2013 hingga 2016
- Nilai total ekspor diperkirakan mencapai 5,20 miliar dolar AS
- Emas berasal dari cadangan Bank Sentral Venezuela
Penjualan emas ini dilakukan saat Venezuela mengalami tekanan ekonomi berat akibat inflasi tinggi, krisis mata uang, dan merosotnya pendapatan negara.
Peran Bank Sentral Venezuela dalam penjualan emas
Laporan dari penyiar publik Swiss, SRF, menyebutkan bahwa emas yang diekspor berasal langsung dari cadangan nasional yang dikelola Bank Sentral Venezuela. Langkah ini diambil pemerintah untuk menopang perekonomian nasional yang semakin terpuruk.
Dalam praktiknya, emas tersebut dikirim ke Swiss untuk:
- Diproses dan dimurnikan
- Mendapat sertifikasi internasional
- Diperdagangkan di pasar global
Swiss dikenal sebagai pusat pemurnian emas dunia dengan lima kilang utama yang memiliki reputasi internasional.
Dampak sanksi internasional terhadap ekspor emas
Ekspor emas Venezuela ke Swiss tercatat berhenti total sejak 2017. Penghentian ini terjadi seiring diberlakukannya sanksi Uni Eropa terhadap Venezuela yang kemudian diikuti oleh Swiss pada awal 2018.
Beberapa dampak utama sanksi tersebut meliputi:
- Pembatasan hubungan dagang dan keuangan
- Pengawasan ketat terhadap aset milik elite Venezuela
- Terhentinya jalur ekspor emas ke Swiss
Meski sanksi tidak secara eksplisit melarang impor emas Venezuela, para analis menilai cadangan emas negara tersebut telah menipis akibat penjualan besar-besaran sebelumnya.
