KKN Berbasis Literasi dan Data
Senada, perwakilan Baperlitbang Kabupaten Kendal, Izzudin Latif, meminta mahasiswa untuk tidak terjebak dalam kegiatan seremonial belaka. Menurutnya, KKN yang berkualitas harus didahului dengan observasi dan literasi yang kuat mengenai data demografi serta potensi ekonomi desa.
“KKN harus berangkat dari literasi yang baik. Mahasiswa harus mampu membaca persoalan nyata di masyarakat dan meresponsnya dengan program yang solutif. KKN harus menjadi jawaban atas masalah di desa,” kata Izzudin.
Selama 40 hari ke depan, 217 mahasiswa ini akan tersebar di sejumlah titik di Kecamatan Gemuh untuk melaksanakan berbagai program kerja mulai dari penguatan UMKM, edukasi lingkungan, hingga aktivasi promosi desa wisata berbasis digital. (fur)
