RADARPEKALONGAN.ID – Harga emas dan perak capai rekor tertinggi sepanjang sejarah seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global dan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve Amerika Serikat.
Lonjakan harga logam mulia ini menjadi sorotan utama pelaku pasar karena mencerminkan meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia sekaligus pergeseran strategi investasi global.
Emas dan perak kembali mengukuhkan posisinya sebagai aset lindung nilai utama ketika risiko geopolitik dan kebijakan moneter longgar mulai mendominasi sentimen pasar.
Baca Juga:Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Tanggal 9 Januari 2026 Naik Lagi Mencapai 2,4 juta Pekan Ini!Harga Emas Antam Hari Ini Tanggal 9 Januari 2026 Naik Lagi Mencapai Hampir 2,6 juta! Ini Daftar Lengkapnya!
Lonjakan harga emas dan perak tembus level psikologis baru
Berdasarkan laporan Bloomberg, harga emas batangan melonjak signifikan hingga 24 persen dan berhasil menembus rekor sebelumnya di level USD 4.381 per troy ons yang tercatat pada Oktober lalu. Kenaikan ini menandai rekor tertinggi baru sepanjang masa.
Sementara itu, harga perak juga tidak kalah impresif. Logam mulia tersebut naik hingga 3,4 persen dan mendekati level USD 70 per troy ons, sebuah pencapaian yang jarang terjadi dalam sejarah perdagangan perak global.
Kondisi ini menegaskan bahwa harga emas dan perak capai rekor tertinggi bukan sekadar fenomena sesaat, melainkan bagian dari tren besar pasar keuangan global.
Ketegangan geopolitik jadi pemicu utama reli logam mulia
Salah satu faktor utama di balik lonjakan ini adalah meningkatnya ketegangan geopolitik internasional. Beberapa peristiwa penting yang memicu kekhawatiran pasar antara lain:
- Amerika Serikat memperketat blokade minyak terhadap Venezuela
- Tekanan politik terhadap pemerintahan Presiden Nicolás Maduro semakin meningkat
- Ukraina untuk pertama kalinya menyerang kapal tanker minyak milik Rusia di Laut Mediterania
Rangkaian konflik tersebut meningkatkan risiko geopolitik global dan mendorong investor beralih ke aset aman seperti emas dan perak.
Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed memperkuat tren naik
Selain geopolitik, faktor moneter juga memainkan peran penting. Pasar kini semakin yakin bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga setidaknya dua kali pada 2026.
Lingkungan suku bunga rendah secara historis selalu menjadi katalis positif bagi logam mulia karena emas dan perak tidak memberikan imbal hasil bunga.
Baca Juga:Harga Buyback Emas Hari Ini Tanggal 9 Januari 2026 untuk Galeri24 dan UBS Turun Tajam Hingga Rp11.000 per GramHarga Emas Perhiasan Hari Ini Tanggal 9 Januari 2026 Tetap Stabil di Tengah Fluktuasi Pasar!
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan secara terbuka mendorong pelonggaran kebijakan moneter.
