Prediksi Emas Tahun 2026 Diproyeksi Tembus USD 5.000 Oleh JP Morgan! Apakah Waktu Terbaik untuk Beli?

prediksi emas tahun 2026
prediksi emas tahun 2026 / sumber: freepik.com
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID – Prediksi emas tahun 2026 menjadi topik yang semakin hangat dibahas seiring lonjakan harga emas yang terjadi sepanjang 2025.

Logam mulia ini tidak hanya mencatatkan kenaikan signifikan, tetapi juga menembus level psikologis baru yang sebelumnya sulit dibayangkan.

Banyak analis melihat tren ini belum berakhir dan justru akan berlanjut hingga 2026.

Baca Juga:Harga Emas dan Perak Capai Rekor Tertinggi Dunia! Ini Penyebab yang Jarang Disadari!Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Tanggal 9 Januari 2026 Naik Lagi Mencapai 2,4 juta Pekan Ini!

JP Morgan menjadi salah satu lembaga keuangan besar yang cukup optimistis terhadap prospek emas.

Dalam laporan terbarunya, bank investasi asal Amerika Serikat tersebut memproyeksikan harga emas dunia berpotensi menyentuh USD 5.000 per troy ounce pada akhir 2026.

Prediksi ini tentu memunculkan pertanyaan besar, apakah emas masih layak dibeli atau justru sudah terlalu mahal.

Proyeksi JP Morgan terhadap harga emas tahun 2026

Menurut JP Morgan Global Research, tren kenaikan harga emas tidak akan bersifat lurus tanpa koreksi.

Meski demikian, arah jangka panjangnya masih menunjukkan kecenderungan menguat. Kenaikan tajam pada 2025 menjadi fondasi penting bagi prediksi emas tahun 2026.

Beberapa proyeksi utama dari JP Morgan antara lain:

  • Harga emas diperkirakan mencapai USD 5.000 per ons pada akhir 2026
  • Rata-rata harga emas pada kuartal IV 2026 diproyeksikan sekitar USD 5.055 per ons
  • Harga emas berpotensi meningkat hingga USD 5.400 per ons pada akhir 2027

Analis JP Morgan menegaskan bahwa faktor pendorong reli emas saat ini masih sangat relevan dan belum menunjukkan tanda-tanda melemah.

Faktor utama yang mendorong prediksi emas tahun 2026 tetap bullish

Ada sejumlah faktor kuat yang menjadi dasar prediksi emas tahun 2026 tetap optimistis. Faktor-faktor ini bersifat struktural dan tidak hanya dipengaruhi sentimen jangka pendek.

Beberapa faktor utama tersebut meliputi:

Baca Juga:Harga Emas Antam Hari Ini Tanggal 9 Januari 2026 Naik Lagi Mencapai Hampir 2,6 juta! Ini Daftar Lengkapnya!Harga Buyback Emas Hari Ini Tanggal 9 Januari 2026 untuk Galeri24 dan UBS Turun Tajam Hingga Rp11.000 per Gram

  • Permintaan bank sentral yang konsisten tinggi

Bank sentral global diperkirakan masih akan membeli sekitar 755 ton emas pada 2026. Angka ini memang lebih rendah dari puncak sebelumnya, tetapi tetap jauh di atas rata-rata historis sebelum 2022.

  • Diversifikasi investor global

Investor institusi semakin mengalihkan portofolio dari obligasi dan mata uang ke emas sebagai aset lindung nilai.

  • Pelemahan dolar AS dan potensi penurunan suku bunga

Dolar yang lebih lemah dan suku bunga rendah cenderung meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

0 Komentar