- Ketidakpastian ekonomi dan geopolitik
Emas tetap dipandang sebagai aset safe haven di tengah tekanan global, inflasi, dan risiko geopolitik.
Peran investor dan ETF dalam reli harga emas
Selain bank sentral, investor juga memainkan peran besar dalam mendukung prediksi emas tahun 2026.
Pada kuartal ketiga 2025, permintaan emas dari investor tercatat melonjak tajam, baik melalui ETF, kontrak berjangka, maupun pembelian fisik.
Lonjakan permintaan ini mencerminkan:
Baca Juga:Harga Emas dan Perak Capai Rekor Tertinggi Dunia! Ini Penyebab yang Jarang Disadari!Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Tanggal 9 Januari 2026 Naik Lagi Mencapai 2,4 juta Pekan Ini!
- Meningkatnya kekhawatiran terhadap stabilitas mata uang global
- Fenomena debasement trade akibat lonjakan utang negara
- Minat tinggi terhadap emas sebagai pelindung daya beli
Arus masuk ke ETF emas juga tercatat berlangsung konsisten selama beberapa pekan berturut-turut, memperkuat sentimen positif terhadap logam mulia ini.
Apakah prediksi emas tahun 2026 masih menarik untuk investasi
Meski harga emas sudah berada di level tinggi, banyak analis menilai emas masih relevan sebagai bagian dari strategi investasi jangka menengah hingga panjang.
Emas memiliki korelasi rendah dengan aset lain, sehingga berfungsi sebagai penyeimbang portofolio.
Namun, investor tetap perlu memahami bahwa volatilitas akan tetap ada. Koreksi harga bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama setelah reli panjang.
Oleh karena itu, strategi akumulasi bertahap dinilai lebih bijak dibandingkan membeli dalam satu waktu besar.
Prediksi emas tahun 2026 menunjukkan potensi harga yang masih sangat kuat, didorong oleh permintaan bank sentral, diversifikasi investor, serta kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian.
Proyeksi JP Morgan yang menempatkan harga emas di kisaran USD 5.000 per ons memberikan gambaran bahwa emas masih menjadi aset strategis.
Baca Juga:Harga Emas Antam Hari Ini Tanggal 9 Januari 2026 Naik Lagi Mencapai Hampir 2,6 juta! Ini Daftar Lengkapnya!Harga Buyback Emas Hari Ini Tanggal 9 Januari 2026 untuk Galeri24 dan UBS Turun Tajam Hingga Rp11.000 per Gram
Bagi investor, emas di 2026 bukan sekadar instrumen spekulasi, melainkan alat perlindungan nilai jangka panjang yang tetap relevan di tengah dinamika global.
