RADARPEKALONGAN.ID,PEKALONGAN – Di tengah masifnya tren belanja online, International Batik Center (IBC) Wiradesa, Pekalongan, tetap menunjukkan eksistensinya sebagai destinasi unggulan wisata belanja batik. Hal ini tampak dari antrean bus pariwisata yang terus berdatangan, membawa rombongan wisatawan dari berbagai daerah.
Pantauan di lokasi, area parkir IBC hampir setiap hari dipenuhi bus wisata. Tak hanya dari wilayah sekitar Pekalongan, pengunjung juga datang dari kota-kota besar seperti Jakarta, Tangerang, Semarang, hingga Surabaya.
Koleksi Lengkap, Harga Tetap Bersahabat
Daya tarik utama International Batik Center Pekalongan terletak pada kelengkapan produk yang ditawarkan. Beragam jenis batik tersedia, mulai dari batik tulis premium, batik cap, hingga batik harian dengan motif kekinian dan harga yang variatif.
Baca Juga:Pererat Silaturahmi, Kopena Gelar Senam Sehat dan Undian Tabungan SukarelaGotong Royong Aparat dan Warga Percepat Penanganan Banjir Pabean Pekalongan
“Kami memang sengaja mampir ke IBC dalam perjalanan dari Jakarta ke Surabaya. Pilihannya sangat lengkap, tempatnya nyaman untuk rombongan, dan harganya jauh lebih terjangkau dibanding pusat perbelanjaan besar,” ungkap Arsyad, koordinator rombongan wisata asal Jakarta.
Fasilitas Ramah Rombongan Wisata
Selain produk yang lengkap, fasilitas penunjang menjadi alasan utama biro perjalanan wisata menjadikan IBC sebagai destinasi singgah favorit. Beberapa fasilitas unggulan yang tersedia di antaranya: Area parkir luas, mampu menampung belasan bus pariwisata sekaligus, sentra kerajinan (craft) yang menyediakan aneka cinderamata khas daerah, suasana belanja nyaman, dengan penataan gerai rapi dan gedung ber-AC. Serta kondisi ini membuat wisatawan betah berlama-lama saat berbelanja.
Penggerak Ekonomi UMKM Batik Lokal
Keberadaan International Batik Center menjadi motor penggerak ekonomi bagi para pelaku UMKM batik di Pekalongan dan sekitarnya. Arus wisatawan yang terus mengalir dari berbagai kota besar turut menjaga keberlangsungan usaha para pengrajin lokal.
IBC membuktikan bahwa pengalaman belanja langsung—mulai dari melihat motif secara detail, menyentuh tekstur kain, hingga mencoba ukuran—masih memiliki daya tarik kuat di tengah gempuran belanja digital.
Bagi wisatawan yang melintas di jalur Pantura, singgah di International Batik Center Pekalongan bukan sekadar berbelanja, tetapi juga bentuk dukungan terhadap pelestarian warisan budaya dunia yang terus hidup dan berkembang. (dur)
