Misi Kemanusiaan NU Peduli, Relawan LPBI NU Kota Pekalongan Diberangkatkan ke Aceh untuk Pemulihan Bencana

Misi Kemanusiaan NU Peduli, Relawan LPBI NU Kota Pekalongan Diberangkatkan ke Aceh untuk Pemulihan Bencana
ISTIMEWA RELAWAN – Salah seorang relawan LPBI NU PCNU Kota Pekalongan, Muhammad Fawaid (tengah), dilepas untuk bergabung dalam misi kemanusiaan bersama NU Peduli PWNU Jateng ke Aceh.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Solidaritas kemanusiaan melintasi batas wilayah kembali ditunjukkan oleh warga Nahdliyin. Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) PCNU Kota Pekalongan resmi mengirimkan kadernya untuk bergabung dalam misi kemanusiaan NU Peduli PWNU Jawa Tengah menuju Provinsi Aceh.

Relawan yang terpilih adalah Muhammad Fawaid. Ia mewakili Kota Pekalongan dalam gelombang pertama pengiriman tim relawan yang akan bertugas selama 20 hari di wilayah terdampak bencana, terhitung sejak 10 Januari 2026.

Ketua LPBI NU PCNU Kota Pekalongan, Ali Imron, menegaskan bahwa keterlibatan ini merupakan bentuk khidmat nyata NU dalam meringankan beban sesama di Tanah Rencong.

Baca Juga:Wabup Sukirman Ajak Umat Kristiani Jaga Kerukunan dan Harmoni dalam Perayaan Natal 2025 di GPU KajenMenag Dorong Pesantren Cetak Guru Tahfiz Perempuan, JHQ Kendal Jadi Model Pelestarian Hafalan Al-Quran

“Mohon doa restu dari seluruh warga NU dan masyarakat Kota Pekalongan agar relawan kami diberikan kelancaran, keselamatan, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat terdampak bencana,” ujar Ali Imron, Sabtu (10/1/2026).

Fokus Pemulihan Pendidikan dan Rumah Ibadah

Misi kali ini bukan sekadar penyaluran logistik, melainkan fokus pada fase pemulihan pascabencana. Berdasarkan asesmen lapangan yang dilakukan LPBI NU Jawa Tengah bersama PWNU Aceh, kebutuhan mendesak saat ini ada pada sektor infrastruktur sosial dan spiritual.

Ketua PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin, menjelaskan bahwa tim relawan telah dibekali kompetensi teknis melalui bimbingan khusus di Semarang sebelum bertolak ke lokasi. Sebanyak 25 relawan dengan keahlian beragam, mulai dari tenaga konstruksi hingga pendamping trauma healing, diterjunkan ke titik posko di Aceh Timur dan Bener Meriah.

Program utama yang akan dijalankan meliputi rehabilitasi fasilitas pendidikan dan keagamaan seperti:

  • Tempat Pendidikan Al-Quran (TPQ) dan Madrasah.
  • Dayah (Pesantren) dan Mushala/Masjid.
  • Pendampingan psikososial (trauma healing) bagi warga terdampak.

Sinergi Lintas Daerah

Keberangkatan relawan ini juga mencakup wilayah terdampak di Aceh Tengah dan Aceh Tamiang. Selain tenaga manusia, NU Peduli Jateng menyalurkan bantuan logistik secara bertahap untuk memastikan kebutuhan pokok warga terpenuhi selama proses transisi menuju pemulihan total.

Ali Imron berharap semangat gotong royong ini mampu membangkitkan harapan warga Aceh. Sinergi antara pusat, wilayah, dan cabang dalam payung NU Peduli diharapkan menjadi model penanganan bencana yang komprehensif.

0 Komentar