Puting Beliung Terjang Kesesi Pekalongan, 85 Rumah Rusak dan Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Puting Beliung Terjang Kesesi Pekalongan, 85 Rumah Rusak dan Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah
TRIYONO PORAK PORANDA - Cuaca ekstrem disertai angin puting beliung, Sabtu (10/1/2026) sore melanda wilayah Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin puting beliung menyapu wilayah Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu sore, 10 Januari 2026. Bencana alam ini mengakibatkan puluhan rumah warga hancur, pohon tumbang, hingga kerusakan pada sejumlah fasilitas publik penting.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Minggu pagi, dampak terparah dilaporkan terjadi di Desa Karangrejo dan Desa Kaibahan. Di wilayah ini, hembusan angin kencang yang terjadi sekira pukul 16.00 WIB meluluhlantakkan atap bangunan dan memutus jaringan listrik akibat tiang penyangga yang roboh.

Camat Kesesi, Fuadi Jaman, mengungkapkan bahwa di Desa Karangrejo saja, tercatat ada 81 rumah yang terdampak. Kerusakan bervariasi mulai dari kategori ringan hingga berat.

Baca Juga:Angin Kencang Terjang Rowosari Kendal, 10 Rumah Rusak dan Bangunan BUMDes Roboh Dihantam BadaiProgram Motis Sukses Besar, 501 Unit Motor Diangkut via Stasiun Pekalongan Selama Libur Nataru 2026

“Kerusakan sebagian besar terjadi pada atap rumah warga yang tersapu angin maupun tertimpa pohon tumbang. Selain itu, banyak pohon dan beberapa tiang listrik roboh sehingga sempat mengganggu pasokan listrik,” ujar Fuadi Jaman, Minggu, 11 Januari 2026.

Kerugian Materiil Menembus Angka Rp 373 Juta

Pemerintah Kecamatan Kesesi menaksir kerugian materiil di Desa Karangrejo saja mencapai angka fantastis, yakni Rp 373.160.000. Angka ini kemungkinan besar masih akan bertambah seiring dengan proses verifikasi data di Desa Kaibahan.

Di Desa Kaibahan, empat rumah warga milik Kusniti (54), Tahyono (55), Suharti (71), dan Tjasmo (68) dilaporkan mengalami kerusakan parah pada bagian atap. Hingga kini, aparat desa bersama relawan masih melakukan pendataan sisa puing bangunan.

Selain pemukiman warga, terjangan puting beliung juga menyasar sektor pendidikan dan kesehatan. Fasilitas sekolah seperti SMK NU dan SMP NU Kesesi dilaporkan mengalami kerusakan atap, sementara RSUD Kesesi juga mengalami kerusakan pada bagian atap area parkir.

“Akibat puting beliung juga mengakibatkan kerusakan fasilitas sekolahan namun hanya bagian atap, seperti SMK NU dan SMP NU Kesesi, kemudian atap parkiran RSUD Kesesi,” imbuh Fuadi.

Penanganan Darurat dan Imbauan Kewaspadaan

Pasca-bencana, sinergi antara warga, TNI, Polri, BPBD, hingga relawan Baznas dan PMI langsung terlihat di lokasi. Mereka melakukan kerja bakti massal untuk membersihkan batang pohon yang melintang di jalan raya serta memperbaiki atap rumah warga secara darurat.

0 Komentar