Review Buku Mitos Sisifus Albert Camus dalam Kehidupan Mahasiswa

Buku Albert Camus penting untuk disimak
Buku Mitos Sisifus memiliki beberapa catatan setelah saya baca. Paling tidak ada 6 catatan penting yang mendasari buku ini. (foto: illustrasi AI)
0 Komentar

Mahasiswa yang “memberontak” ala mas Albert Camus adalah mereka yang tetap belajar meskipun lelah, tetap berpikir kritis meskipun sistem sering tidak ideal, dan tetap mencari makna personal dalam proses pendidikan.

Pemberontakan ini bersifat internal yaitu keputusan untuk tetap melangkah dengan sadar tanpa ilusi palsu bahwa semua akan baik baik saja.

Kelima, Jangan Tergoda untuk Menyerah

Albert Camus mengajarkan bahwa kebahagiaan mahasiswa tidak harus datang dari IPK tinggi, lulus cepat, atau pujian orang lain.

Baca Juga:Tanggapan atas Catatan Arga Rasya Putra & Lubis Ardani, Dinamika Intelektual Mahasiswa Mulai TumbuhCatatan untuk Arif 'Marx' Budiman: Bung Karno Itu Pemikir Dialektis Bukan Harmonis

Kebahagiaan bisa muncul dari sikap menerima proses: menikmati diskusi, belajar dari kegagalan, dan menyadari bahwa setiap langkah kecil punya arti bagi diri sendiri.

Seperti Sisifus yang terus mendorong batu, mahasiswa pun bisa menemukan makna bukan pada hasil akhir, tetapi pada keberanian untuk terus melangkah.

Keenam, Bertahan hidup

Kesimpulannya, Cerita tentang Sisifus mengajarkan mahasiswa bahwa capek, bingung, dan ragu adalah hal yang wajar.

Kehidupan di kampus seringkali tidak mudah, tetapi selama kita tetap menyadari keadaan kita, tidak menyerah, dan terus berusaha, kita masih bisa mengendalikan hidup kita sendiri.

Dan di titik itulah, menurut Albert Camus, kita bisa menemukan kebahagiaan.

*) Penulis adalah mahasiswa Hukum Tata Negara UIN Gus Dur Pekalongan.

0 Komentar