Strategi peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) menjadi kunci. Pemanfaatan lahan payau melalui teknologi Biosalin diharapkan menjadi penyumbang signifikan dalam menjaga stabilitas stok beras daerah.
“Jika itu tercapai, swasembada pangan di Kabupaten Batang bisa dipastikan tetap terjaga, bahkan meningkat,” terangnya optimis.
Selain inovasi varietas, Dispaperta juga menjamin pengawasan ketat terhadap peredaran benih di tingkat petani. Seluruh benih padi maupun jagung dipastikan telah melalui proses sertifikasi resmi untuk menjamin kualitas hasil panen. Proyek padi Biosalin di Kasepuhan ini dijadwalkan akan memasuki masa panen raya pada Maret mendatang, yang akan menjadi penentu masa depan pertanian pesisir di Batang. (fel/nov)
