RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Transformasi digital kini merambah kuliner tradisional di Kota Batik. Sekelompok mahasiswa Universitas Pekalongan (Unikal) melakukan langkah strategis dengan menggandeng pelaku usaha Mie Kenyol dalam program “UMKM Go Digital”. Program ini bertujuan untuk mengangkat derajat kuliner khas Pekalongan tersebut agar lebih berdaya saing di pasar modern.
Melalui implementasi mata kuliah Bisnis Digital, tim mahasiswa yang terdiri dari Titis Djati Pranatama, Ahmad Mahdissabil, Dinda Feby Anti, Shabitha Raya Chalista, dan Debi Fatmasari, terjun langsung ke lapangan pada Sabtu (10/1/2026). Mereka melakukan pendampingan intensif untuk mengubah pola pengelolaan Mie Kenyol dari konvensional menjadi berbasis teknologi.
Mahasiswa Unikal menilai, Mie Kenyol memiliki potensi besar karena basis penggemarnya yang setia. Namun, keterbatasan identitas visual dan jangkauan pasar selama ini menjadi hambatan utama dalam pengembangannya.
Baca Juga:Antisipasi Cuaca Ekstrem, DPRD dan BPBD Pekalongan Sepakati Penguatan Sinergi Lintas Sektoral Hadapi BencanaWaspada Bencana di Kendal, 8 Kejadian Tercatat dalam Sebulan, Tanah Longsor Jadi Ancaman Paling Dominan
“Kami ingin meningkatkan visibilitas produk Mie Kenyol. Dengan optimasi platform digital, potensi pasar mereka menjadi tidak terbatas,” ujar koordinator kegiatan dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).
Branding Estetik dan Ekspansi ke E-Commerce
Dalam pendampingan ini, para pelaku usaha dibekali keterampilan praktis mulai dari pembuatan logo yang modern hingga pengelolaan akun media sosial. Fokusnya adalah menciptakan konten promosi yang estetik guna menarik perhatian konsumen generasi milenial dan Gen Z.
Tak hanya di media sosial, mahasiswa juga membantu pelaku UMKM membuka gerai digital di platform E-Commerce, khususnya Shopee. Langkah ini diambil untuk mendobrak batasan geografis. Melalui digitalisasi, Mie Kenyol yang semula hanya dijajakan di pasar atau lingkungan sekitar, kini memiliki peluang untuk dikirim ke berbagai daerah di Indonesia.
Inovasi Pengemasan dan Harga Kompetitif
Selain menyentuh aspek dunia maya, tim mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya packaging atau pengemasan. Produk Mie Kenyol diarahkan untuk menggunakan kemasan yang lebih higienis dan menarik secara visual tanpa menghilangkan cita rasa tradisionalnya.
Mahasiswa juga membantu para pelaku usaha dalam menghitung metode penentuan harga yang tepat. Hal ini dilakukan agar produk tetap kompetitif di pasar namun tetap mampu memberikan margin keuntungan yang optimal bagi pengusaha kecil.
