Pasca Puting Beliung Pekalongan, Perbaikan RSUD dan SMK NU Kesesi Dikebut, Pelayanan Mulai Berjalan Normal

Pasca Puting Beliung Pekalongan, Perbaikan RSUD dan SMK NU Kesesi Dikebut, Pelayanan Mulai Berjalan Normal
Pasca Puting Beliung Pekalongan, Perbaikan RSUD dan SMK NU Kesesi Dikebut, Pelayanan Mulai Berjalan Normal
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Proses pemulihan pasca-bencana angin puting beliung yang menerjang Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan pada Sabtu, 10 Januari 2026, terus dilakukan secara intensif. Fokus utama perbaikan menyasar pada dua fasilitas publik vital yang mengalami kerusakan struktural cukup parah, yakni SMK NU Kesesi dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kesesi.

Angin kencang yang disertai hujan deras tersebut meluluhlantakkan atap bangunan, merobohkan tempat parkir, hingga memutus jaringan infrastruktur dasar di wilayah tersebut. Pemerintah daerah saat ini tengah mengerahkan bantuan untuk memastikan fungsi layanan pendidikan dan kesehatan tidak terganggu terlalu lama.

Kepala SMK NU Kesesi, Nur Priyono, melaporkan bahwa terjangan angin menghancurkan atap di Gedung 1 dan Gedung 2. Kerusakan tidak hanya menyasar ruang kelas, tetapi juga laboratorium serta bengkel praktik siswa yang menjadi jantung kegiatan belajar di sekolah vokasi tersebut.

Baca Juga:Minim Kesadaran! Baru 3 Persen Warga Pekalongan Rutin Sedot Septic Tank, Risiko Pencemaran Air MengintaiSejarah Baru! AKBP Veronica Resmi Jabat Kapolres Batang, Polwan Pertama yang Jadi Pimpinan Tertinggi Polri

“Selain bangunan sekolah dan bengkel, fasilitas vital seperti jaringan internet, listrik, dan air juga rusak. Hingga saat ini masih dalam proses perbaikan,” ujar Nur Priyono, Selasa, 13 Januari 2026. Akibat kondisi ini, kegiatan belajar mengajar untuk sementara dialihkan ke metode daring.

RSUD Kesesi Kembali Beroperasi Normal

Kondisi serupa terjadi di RSUD Kesesi. Meskipun beberapa bagian atap ruang rawat inap dan laboratorium mengalami kerusakan berat, pihak rumah sakit memastikan pelayanan medis bagi masyarakat tetap berjalan.

Kasi Pelayanan RSUD Kesesi, Elly, menegaskan bahwa penanganan darurat langsung dilakukan sejak hari Minggu untuk menjamin kenyamanan pasien. Beruntung, dalam insiden ini tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa.

“Selain tempat parkir ambulance yang roboh, sejumlah fasilitas rumah sakit seperti ruang rawat inap dan laboratorium atapnya rusak dan sudah langsung diperbaiki, namun pelayanan kesehatan sudah berjalan normal,” terang Elly.

81 Rumah Warga di Desa Karangrejo Terdampak

Camat Kesesi, Fuadi Jaman, mengungkapkan bahwa skala kerusakan di pemukiman warga cukup masif. Berdasarkan pendataan terbaru, wilayah terdampak terparah berada di Dusun Kemukus, Desa Karangrejo.

Tercatat sebanyak 81 rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berat. Sebagian besar kerusakan dipicu oleh atap yang tersapu angin serta tertimpa pohon tumbang yang banyak terjadi di sepanjang jalan desa.

0 Komentar