Belum Ada Pemeriksaan Laboratorium Spesifik
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Surveilans Imunisasi dan Kejadian Luar Biasa Dinkes Batang, Khairunnisa, menyatakan bahwa sistem pemantauan di puskesmas dan rumah sakit belum mendeteksi adanya spesimen yang mengarah pada virus H3N2 Subclade K.
“Untuk memastikan Super Flu memang diperlukan pemeriksaan laboratorium khusus. Sampai sekarang belum ada pemeriksaan spesimen yang mengarah ke sana,” pungkas Khairunnisa.
Pemerintah Kabupaten Batang berkomitmen untuk terus melakukan edukasi proaktif dan pemantauan epidemiologis secara berkala guna memastikan masyarakat terlindungi dari potensi lonjakan kasus penyakit menular di awal tahun 2026 ini. (fel)
