PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Dunia fashion batik di Kota Kreatif terus bertransformasi. Salah satu yang mencuri perhatian adalah koleksi terbaru dari Batik Rayhan Pekalongan. Brand lokal ini sukses menghadirkan kaftan batik dengan sentuhan modern yang menjadi jawaban bagi kebutuhan wanita kekinian.
Koleksi kaftan ini dirancang khusus untuk mereka yang ingin tampil anggun dan stylish, namun tetap memegang teguh akar budaya tradisional. Perpaduan antara motif khas Pekalongan yang kaya warna dengan potongan kaftan yang longgar memberikan kesan eksklusif dan berkelas.
Desain Elegan dan Nyaman
Tidak hanya soal estetika, kaftan batik produksi Batik Rayhan Pekalongan ini mengutamakan kenyamanan. Potongan busana yang elegan membuatnya sangat fleksibel untuk berbagai bentuk tubuh, sekaligus memberikan ruang gerak yang nyaman bagi pemakainya.
Baca Juga:Daihatsu Granmax Jadi Andalan Distribusi Program Makan Bergizi Gratis, Tangguh Menjangkau Hingga PelosokKopena Bagi-Bagi Hadiah Tabungan Sukarela, Rizqi Dwi Rahmawati Raih Motor Listrik
Owner Batik Rayhan Pekalongan, Khusnul Khotimah mengungkapkan bahwa inovasi ini menyasar wanita aktif yang membutuhkan busana serbaguna atau versatile.
“Kaftan batik kami cocok digunakan untuk berbagai kesempatan, mulai dari acara formal, kondangan, hingga kegiatan santai. Wanita bisa tampil modis tanpa meninggalkan identitas budaya,” ujarnya kepada Radar Pekalongan.
Kualitas Bahan Premium untuk Iklim Tropis
Keunggulan lain yang ditawarkan adalah pemilihan material kain yang berkualitas tinggi. Bahan yang digunakan bersifat ringan, adem, dan menyerap keringat, sehingga sangat pas dengan iklim tropis Indonesia serta mendukung mobilitas wanita modern yang dinamis.
Hadirnya koleksi dari Batik Rayhan Pekalongan ini membuktikan bahwa batik bukan lagi sekadar busana formal yang kaku. Batik telah bertransformasi menjadi fashion statement yang sangat relevan dengan gaya hidup generasi masa kini.
Dengan perpaduan seni tradisional dan tren masa kini, Kaftan Batik Rayhan Pekalongan memastikan nilai budaya tetap lestari di tengah perkembangan zaman yang serba cepat. (dur)
