Dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami, keduanya menjelaskan alur pendaftaran, strategi memilih jurusan dan kampus, hingga pentingnya kesiapan mental dan akademik siswa.
Momen ini menjadi semakin hidup ketika para wali murid aktif bertanya dalam sesi dialog, terutama seputar:- Prosedur pendaftaran jalur SNBP dan SNBT- Peluang diterima di PTN- Perbedaan jalur Mandiri antar kampus
Strategi terbaik agar anak bisa lolos sesuai potensi dan minatnya
Sebagai penguat semangat, disampaikan pula capaian membanggakan tahun sebelumnya, yaitu:13 murid diterima di PTN melalui jalur SNBP20 siswa diterima melalui jalur SNBTPuluhan lainnya berhasil melanjutkan studi lewat jalur Mandiri
Baca Juga:Review Buku Mitos Sisifus Albert Camus dalam Kehidupan MahasiswaTanggapan atas Catatan Arga Rasya Putra & Lubis Ardani, Dinamika Intelektual Mahasiswa Mulai Tumbuh
Angka ini menjadi bukti nyata bahwa SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Pekalongan adalah sekolah yang serius dan konsisten mengantarkan siswanya menuju perguruan tinggi impian.
Pada sesi berikutnya, Kepala Sekolah kembali menyampaikan sosialisasi terkait Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (Ujian Sekolah).
Juga menginformasikan rencana besar sekolah, yaitu Expo Kampus SMUHI 2026 yang akan digelar pada 20 Januari 2026, dengan menghadirkan 17 Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta.
Para wali murid dipersilakan hadir untuk menyaksikan langsung dan menggali informasi kampus bersama putra-putrinya.
Sebagai bentuk ikhtiar agar semakin banyak Murid SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Pekalongan yang diterima melalui jalur SNBP, pihak sekolah juga menjalin kerja sama dengan lembaga profesional di bidang pendampingan masuk perguruan tinggi.
Kerja sama ini meliputi pendampingan intensif, pemetaan potensi siswa, serta simulasi nilai rapor semester 1 sampai dengan semester 5.
Melalui program ini, setiap anak dapat mengetahui posisi dan peluangnya secara lebih akurat, termasuk peta kekuatan nilai akademik yang dimiliki serta rekomendasi fakultas dan program studi yang paling sesuai dengan profil prestasi mereka.
Baca Juga:Catatan untuk Arif 'Marx' Budiman: Bung Karno Itu Pemikir Dialektis Bukan HarmonisYayasan Kehati dan Bank BTN Tanam 2.500 Pohon Mangrove di Pesisir Utara Kabupaten Pekalongan
Dengan adanya pemetaan yang terukur dan berbasis data tersebut, anak tidak lagi memilih jurusan dan perguruan tinggi secara coba-coba, melainkan berdasarkan analisis peluang riil untuk diterima di PTN.
Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan persentase kelulusan siswa SMUHI melalui jalur SNBP, sekaligus mengarahkan setiap anak ke fakultas yang benar-benar sesuai dengan kemampuan akademik, minat, dan bakatnya.
