Sepanjang Januari 2026, harga emas domestik tercatat telah naik sekitar 10–15 persen dibandingkan awal bulan.
Faktor utama pendorong kenaikan harga emas
Ada beberapa faktor kunci yang memperkuat prediksi harga emas akhir bulan Januari 2026 tetap berada dalam tren naik:
- Ketegangan geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah dan Eropa Timur
- Ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed melalui pemangkasan suku bunga
- Peningkatan permintaan emas oleh bank sentral seperti Cina dan Rusia
- Lonjakan arus masuk ETF emas global yang meningkat sekitar 20 persen
- Pelemahan rupiah yang memperbesar kenaikan harga emas domestik
Kombinasi faktor tersebut membuat emas tetap menarik sebagai aset lindung nilai jangka menengah.
Baca Juga:Harga Buyback Emas Antam Hari Ini 18 Desember 2026 Stagnan Tapi Masih Mahal? Ini Penjelasannya!Harga Emas Antam Tanggal 18 Desember 2026 Masih Mahal? Ini Update Lengkap Hari Ini!
Risiko yang bisa menekan harga emas
Meski prospeknya positif, prediksi harga emas akhir bulan Januari 2026 juga perlu memperhitungkan sejumlah risiko penurunan, antara lain:
- Data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan
- Penguatan dolar AS secara tajam
- Aksi ambil untung setelah reli harga signifikan
- Sentimen pasar yang kembali risk-on ke aset berisiko
Jika risiko ini muncul bersamaan, harga emas berpotensi tertahan atau mengalami koreksi sementara.
Prediksi harga emas akhir bulan Januari 2026 masih condong ke arah bullish meski diwarnai fluktuasi.
Dengan dukungan faktor geopolitik, kebijakan moneter longgar, serta permintaan global yang kuat, harga emas berpeluang bertahan di level tinggi hingga akhir bulan.
Bagi Kamu yang berencana berinvestasi, memantau pergerakan kurs dan data ekonomi global menjadi kunci agar bisa mengambil keputusan terbaik sesuai dengan prediksi harga emas akhir bulan Januari 2026.
