RADARPEKALONGAN.ID,PEKALONGAN – Dalam upaya mencetak generasi literat yang mahir dalam dunia tulis-menulis, Madrasah Aliyah Salafiyah (MAS) Simbang Kulon sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk Kegiatan Pelatihan Pengelolaan Buletin Atsar (KPPBA). Acara yang berlangsung di lingkungan madrasah ini diikuti dengan antusias oleh para siswa yang tergabung dalam tim redaksi Buletin Atsar.
Pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali para siswi dengan kemampuan teknis, mulai dari penggalian ide berita, teknik wawancara, hingga proses layouting buletin agar tampil lebih menarik dan profesional.
Ketua panitia pelaksana, Ayu Nailis Salsabila menjelaskan bahwa KPPBA bukan sekadar agenda rutin, melainkan jembatan bagi siswa untuk mengekspresikan gagasan secara produktif. Buletin Atsar sendiri selama ini menjadi media komunikasi utama sekaligus wadah kreativitas bagi keluarga besar MAS Simbang Kulon.
Baca Juga:Sumy Crochet Hadirkan Produk Hand Craft Lokal Unik, Padukan Eleganitas Rajut dan Ikonik Batik PekalonganWacana Pilkada Lewat DPRD Dinilai Rampas Kedaulatan Rakyat, Sachrul: Hanya Menguntungkan Elite Politik Saja!
“Kegiatan ini bertujuan agar para pengelola Buletin Atsar memiliki bekal yang mumpuni dalam memproduksi konten yang berkualitas. Kita ingin tulisan-tulisan yang dihasilkan tidak hanya informatif, tapi juga memiliki nilai edukasi dan dakwah bagi pembacanya,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut para peserta mendapatkan materi intensif mengenai pentingnya jurnalistik, manfaat dan teknik menulis artikel yang enak dibaca. Tak hanya teori, siswa juga diajak melakukan simulasi langsung dalam mengelola redaksi.
Dalam materinya, Abdurrohman menyampaikan secara mendasar, jurnalistik adalah sebuah proses intelektual dan teknis yang mencakup rangkaian kegiatan mulai dari mengumpulkan, menulis, menyunting (editing), hingga menyebarluaskan berita kepada khalayak luas. Dalam praktiknya, jurnalistik menjadi pilar penting dalam mendistribusikan informasi melalui berbagai platform media massa.
Seiring perkembangan teknologi, saluran atau media yang digunakan dalam aktivitas jurnalistik kini semakin beragam. Jika dahulu masyarakat hanya mengenal media cetak seperti koran dan majalah, kini jangkauannya telah meluas melalui media elektronik seperti radio dan televisi, hingga platform digital berbasis internet.
Adapun esensi dari kegiatan jurnalistik bukan sekadar membagikan kabar, melainkan memiliki tanggung jawab moral yang besar.
“Tujuan utama dari jurnalistik adalah untuk menyampaikan informasi yang akurat, benar, dan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat. Hal ini penting untuk membentuk opini publik yang sehat dan memberikan edukasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” jelas wartawan Radar Pekalongan itu.
