Bupati Kendal Pantau 4 Sungai Meluap, Instruksikan Perbaikan Portal Air dan Peninggian Jembatan di 2026

Bupati Kendal Pantau 4 Sungai Meluap, Instruksikan Perbaikan Portal Air dan Peninggian Jembatan di 2026
ABDUL GHOFUR TINJAU BANJIR - Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari didampingi Kepala Dinas PUPR Kendal Sudaryanto memberikan keterangan kepada awak media usai meninjau Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kaliwungu, yang terdampak banjir, Jumat (16/1/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Intensitas hujan yang ekstrem dalam sepekan terakhir memicu meluapnya empat sungai besar di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Kondisi ini mengakibatkan pemukiman warga di sejumlah desa terendam banjir sejak Jumat (16/1/2026), bahkan memaksa sebagian penduduk untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Merespons situasi darurat tersebut, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari turun langsung meninjau titik-titik terdampak di tiga desa dan satu kelurahan. Peninjauan difokuskan di Desa Karangmulyo (Pegandon), Desa Kumpulrejo (Kaliwungu), Desa Kebonadem (Brangsong), serta Kelurahan Kebondalem di Kecamatan Kota Kendal.

Didampingi jajaran BPBD, Dinas PUPR, dan Baznas, Bupati memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah saat ini.

Baca Juga:Rel Pekalongan-Sragi Terendam Banjir, KAI Batalkan Belasan Perjalanan Kereta Api, Ini Daftar KA TerdampakKantor Samsat Kendal Terendam Banjir Setinggi Lutut, Layanan Ditutup Sementara hingga Senin Depan

“Karena ada warga yang diungsikan, kami turun langsung untuk memastikan kondisi pengungsi. Alhamdulillah, semuanya aman dan dalam kondisi baik,” tegas Bupati Dyah Kartika Permanasari saat mengunjungi pengungsian, Senin (19/1/2026).

Normalisasi Sungai Penut dan Perbaikan Portal Air

Banjir terparah dilaporkan terjadi di Desa Karangmulyo akibat luapan Sungai Penut. Warga setempat menyampaikan urgensi normalisasi sungai di wilayah tersebut, menyusul selesainya pengerjaan serupa di area hulu yakni Desa Dawungsari.

Selain di Pegandon, Bupati yang akrab disapa Mbak Tika ini juga meninjau kerusakan portal air di Desa Kumpulrejo dan Kebonadem yang jebol akibat hantaman arus Sungai Waridin. Ia meminta pemerintah desa segera mengajukan anggaran melalui Dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) untuk perbaikan cepat.

“Nominalnya silakan dari desa mengajukan. Untuk yang ini tidak terlalu berat karena hanya palang pintu,” jelasnya.

Peninggian Jembatan Masuk Rencana Kerja 2026

Sebagai solusi jangka panjang mengatasi banjir musiman, Bupati Tika membeberkan rencana peninggian jembatan yang selama ini menjadi penghambat aliran air saat debit sungai meningkat. Proyek ini dipastikan menjadi skala prioritas dalam pembangunan tahun ini.

“Untuk peninggian jembatan sebenarnya pada 2026 sudah masuk dalam Rencana Kerja. Ini ada peluang karena tidak harus menunggu APBD Perubahan,” imbuhnya.

Meskipun luapan air sungai merendam ribuan rumah, Bupati menyatakan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kendal belum mendirikan dapur umum skala besar, namun logistik di titik-titik pengungsian terus disuplai secara bertahap.

0 Komentar