Gandeng Akademisi Unsoed, Unikal Susun Roadmap FIK 2026-2035 demi Transformasi Pendidikan Kesehatan Unggul

Gandeng Akademisi Unsoed, Unikal Susun Roadmap FIK 2026-2035 demi Transformasi Pendidikan Kesehatan Unggul
Dok WORKSHOP - Universitas Pekalongan (Unikal) menyelenggarakan Workshop Peninjauan dan Penyusunan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) Rencana Strategis (Renstra) dan Roadmap Tahun 2026-2035.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Universitas Pekalongan (Unikal) mengambil langkah strategis dalam memperkuat posisi akademiknya di kancah nasional. Melalui Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Unikal menggelar workshop intensif guna meninjau dan menyusun Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) serta Roadmap untuk periode 2026-2035.

Langkah ini bertujuan untuk mempertajam arah pengembangan fakultas selama satu dekade ke depan. Rektor Unikal, Assoc. Prof. Dr. Andi Kushermanto, S.E., M.M., menegaskan bahwa penyusunan strategi ini merupakan upaya untuk menambah raihan predikat “Unggul” pada program studi di bawah naungan FIK, menyusul kesuksesan Prodi Ilmu Keperawatan.

“Bagaimana Fakultas Ilmu Kesehatan Unikal memiliki legacy dalam persoalan membuat intangible asset. Bahwa Unikal tidak hanya menara fisik yang bagus, tapi juga bisa menciptakan aset-aset tidak berwujud yakni mewujudkan peradaban yang lebih baik,” papar Andi dalam keterangannya, Senin (19/1/2026).

Baca Juga:Rel Pekalongan-Sragi Terendam Banjir, KAI Batalkan Belasan Perjalanan Kereta Api, Ini Daftar KA TerdampakKantor Samsat Kendal Terendam Banjir Setinggi Lutut, Layanan Ditutup Sementara hingga Senin Depan

Menghindari Manajemen “Pemadam Kebakaran”

Dalam workshop ini, Unikal menghadirkan Dekan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof. Dr. sc.hum. Budi Aji, S.KM., M.Sc., sebagai narasumber utama. Budi menekankan bahwa VMTS bukan sekadar formalitas dokumen, melainkan kompas agar manajemen perguruan tinggi tidak terjebak dalam pola kerja reaktif.

Budi menjelaskan bahwa VMTS yang kuat akan menghindarkan institusi dari manajemen “pemadam kebakaran” yang hanya sibuk bereaksi saat masalah muncul, tanpa memiliki arah pengembangan yang jelas.

“VMTS sangat penting karena menyelaraskan ambisi akademik dengan kebutuhan nyata dunia kesehatan. Selain itu, VMTS merupakan arah strategis yang menghindarkan manajemen ‘pemadam kebakaran’ atau hanya bereaksi pada masalah,” tegas Budi Aji.

Fokus pada Dampak Sosial dan Ekologis

Transformasi pendidikan kesehatan di Unikal diharapkan tidak hanya berhenti pada pencetakan lulusan bergelar sarjana. Budi Aji mendorong FIK Unikal untuk menjadi institusi yang memberikan dampak nyata pada aspek sosial, ekonomi, hingga ekologis. Hal inilah yang menjadi pembeda atau identitas unik FIK Unikal dibanding institusi kesehatan lainnya.

Senada dengan hal tersebut, Dekan FIK Unikal, Dr.Rr. Vita Nurlatif, S.KM., M.Kes., memaparkan evaluasi periode sebelumnya sekaligus menyodorkan draf VMTS periode 2026-2035 yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman.

0 Komentar