“Limpasan terjadi akibat dorongan debit air dari Sungai Penut dan Sungai Bedo yang bertemu di Sungai Kendal. Intensitas hujan tinggi di hulu sejak Jumat malam menyebabkan sungai meluap ke pemukiman dan kantor layanan publik,” terang Iwan.
Waspada Modifikasi Cuaca di Pantura
BPBD memperingatkan bahwa potensi hujan sedang hingga lebat masih akan menghantui wilayah Kendal hingga 21 Januari 2026. Merespons ancaman hidrometeorologi ini, BPBD Provinsi Jawa Tengah bersama BNPB berencana melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sepanjang jalur Pantura.
Langkah ini diambil berdasarkan peringatan dini BMKG guna memecah awan hujan sebelum masuk ke daratan, demi mencegah banjir susulan yang lebih besar di Kabupaten Kendal dan sekitarnya. (fur)
