Aksi Kemanusiaan DPD BAMAGNAS Kota Pekalongan, Salurkan Sembako dan Obat untuk Korban Banjir 2026

Aksi Kemanusiaan DPD BAMAGNAS Kota Pekalongan, Salurkan Sembako dan Obat untuk Korban Banjir 2026
ISTIMEWA BANTU - DPD BAMAGNAS Kota Pekalongan menyalurkan bantuan kepada para pengungsi terdampak bencana.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Baru saja dikukuhkan, Dewan Pimpinan Daerah Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (DPD BAMAGNAS) Kota Pekalongan langsung terjun ke lapangan untuk menjalankan misi kemanusiaan. Organisasi ini menyalurkan bantuan logistik bagi para pengungsi yang terdampak banjir besar di sejumlah posko wilayah Kota Pekalongan pada Senin (19/1/2026).

Aksi sosial ini menjadi langkah perdana pengurus pascapelantikan yang baru dilaksanakan pada 8 Januari lalu. Bantuan yang didistribusikan merupakan hasil kolektif donasi dari berbagai gereja yang bernaung di bawah BAMAGNAS Kota Pekalongan sebagai respon cepat terhadap bencana hidrometeorologi di awal tahun.

Ketua DPD BAMAGNAS Kota Pekalongan, Pdm. Otniel Eka Putra, menegaskan bahwa aksi ini adalah bukti nyata dari komitmen organisasi untuk hadir sebagai solusi bagi persoalan sosial di Kota Batik.

Baca Juga:Ribuan Hektare Sawah di Kendal Terendam Banjir, Padi Usia Muda Terancam Gagal Tumbuh, Petani Merugi!Banjir Pekalongan Rendam 150 Sekolah, Dindik Izinkan Siswa Belajar di Rumah dan Libur Situasional

“Kebetulan kami baru dilantik belum lama, ini menjadi bukti atas janji kami saat dilantik untuk menjadi bagian dari solusi Kota Pekalongan. Dan ini langsung kita tepati,” ujar Pdm. Otniel saat meninjau posko pengungsian di aula Kecamatan Pekalongan Barat.

Bantuan Berdasarkan Kebutuhan Riil

Agar bantuan tepat sasaran, BAMAGNAS melakukan koordinasi intensif dengan para pengelola posko sebelum menerjunkan logistik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan barang yang diberikan benar-benar sesuai dengan urgensi kebutuhan pengungsi di lapangan.

“Kami mengumpulkan donasi dari gereja-gereja, lalu sebelumnya kami koordinasikan dulu dengan titik-titik pengungsian terkait kebutuhan apa saja yang dibutuhkan para pengungsi,” jelasnya lebih lanjut.

Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, DPD BAMAGNAS menyalurkan beragam paket bantuan yang mencakup:

  • Kebutuhan Pokok: Beras, mie instan, dan air mineral.
  • Kesehatan & Sanitasi: Obat-obatan, lotion anti nyamuk, dan pengharum ruangan.
  • Kebutuhan Khusus: Popok (pampers) untuk anak-anak maupun dewasa.

Kemanusiaan Tanpa Sekat

Pdm. Otniel menekankan bahwa peran gereja dalam ranah kemanusiaan harus dilakukan secara inklusif tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun ras. Kehadiran BAMAGNAS diharapkan dapat meringankan beban psikologis dan fisik para penyintas banjir yang kini masih bertahan di pengungsian.

Aksi ini juga menjadi titik start bagi rangkaian program sosial kemasyarakatan yang telah dirancang untuk masa kepengurusan periode 2026–2028. Melalui kontribusi aktif ini, BAMAGNAS Kota Pekalongan berupaya memperkuat harmoni dan solidaritas antarumat beragama di tengah situasi sulit akibat bencana alam. (nul)

0 Komentar