RADARPEKALONGAN.ID – Harga emas akhir bulan Januari menjadi perhatian utama investor emas dan masyarakat yang ingin memanfaatkan momentum kenaikan harga.
Sepanjang Januari 2026, emas menunjukkan tren bullish yang kuat, baik di pasar global maupun nasional.
Kenaikan ini dipicu oleh ketidakpastian geopolitik, pelemahan dolar AS, serta meningkatnya permintaan aset safe haven.
Baca Juga:Investasi Emas atau Investasi Saham: Mana yang Lebih Untung untuk Pemula di Tahun 2026?Harga Buyback Emas Antam Hari Ini 21 Januari 2026 Meledak Tinggi! Sudah di Angka 2,6 juta per Gram!
Per 21 Januari 2026, harga emas global berada di kisaran USD 4.700 per ons, sementara harga emas nasional Antam tercatat sekitar Rp 1.914.000 per gram. Keduanya mencerminkan lonjakan signifikan dibanding awal bulan.
Tren Global yang Mendorong Harga Emas Akhir Bulan Januari
Pergerakan harga emas akhir bulan Januari di pasar global menunjukkan sinyal teknikal yang sangat kuat.
Grafik XAU/USD membentuk pola higher highs dan higher lows sejak awal bulan, menandakan momentum kenaikan yang masih terjaga.
Beberapa faktor utama pendorong harga emas global meliputi:
- Ketegangan geopolitik yang meningkatkan permintaan aset aman
- Pembelian emas secara agresif oleh bank sentral dunia
- Arus masuk dana ke ETF emas global
- Pelemahan dolar AS terhadap mata uang utama
Harga emas global juga mampu bertahan di atas area support USD 4.650 per ons. Indikator stochastic oscillator menunjukkan rebound dari trendline naik, yang membuka peluang lanjutan kenaikan jika berhasil menembus area USD 4.785.
Prediksi Harga Emas Global Akhir Januari hingga Februari
Banyak analis memproyeksikan harga emas akhir bulan Januari masih berada dalam jalur naik, meskipun risiko koreksi tetap perlu diwaspadai. Sejumlah skenario yang berkembang di pasar antara lain:
- Skenario bullish dengan target USD 4.800 hingga USD 4.835 per ons
- Skenario konsolidasi di rentang USD 4.700 hingga USD 4.785
- Skenario koreksi ke area USD 4.600 akibat profit-taking
Jika The Fed bersikap dovish dan ketegangan global meningkat, emas berpotensi melanjutkan reli hingga mendekati USD 5.000 pada kuartal pertama 2026.
Namun, data inflasi tinggi atau penguatan dolar AS bisa memicu tekanan jangka pendek.
Baca Juga:Harga Emas Antam Hari Ini Tanggal 21 Januari 2026 Meroket Hingga Rp35.000 per Gram! Ini Daftar Lengkapnya!Harga Buyback Emas Hari Ini 21 Januari 2026 Terus Naik! Ini Rincian Terbarunya dari Galeri24 dan UBS!
Tren Nasional Mengikuti Harga Emas Akhir Bulan Januari
Di dalam negeri, harga emas akhir bulan Januari bergerak searah dengan tren global, ditambah pengaruh kurs rupiah dan premi lokal.
