JMSI Batang-Pekalongan Gandeng KEK Industropolis, Dorong Media Profesional dan Investasi Rp23 Triliun

JMSI Batang-Pekalongan Gandeng KEK Industropolis, Dorong Media Profesional dan Investasi Rp23 Triliun
NOVIA ROCHMAWATI RAKOR - JMSI Batang Pekalongan saat menggelar rakor di KITB Batang.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) perwakilan Batang–Pekalongan terus mematangkan langkah untuk menciptakan ekosistem media yang sehat dan profesional. Dalam rapat koordinasi terbaru, JMSI resmi menjajaki kolaborasi strategis dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang guna mendorong pembangunan daerah.

Sebagai konstituen Dewan Pers, JMSI berkomitmen membentengi publik dari derasnya informasi hoaks dengan mengedepankan etika jurnalistik. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Program Kerja 2025 dan Penyusunan Program Kerja 2026 yang digelar di kawasan KEK Industropolis Batang, Selasa (20/1/2026).

Ketua JMSI Batang–Pekalongan, Ahmad Ujianto, menyebut bahwa profesionalisme media adalah harga mati agar tetap mendapat kepercayaan publik di tengah persaingan ketat dengan media sosial.

Baca Juga:Ribuan Hektare Sawah di Kendal Terendam Banjir, Padi Usia Muda Terancam Gagal Tumbuh, Petani Merugi!Banjir Pekalongan Rendam 150 Sekolah, Dindik Izinkan Siswa Belajar di Rumah dan Libur Situasional

“Penguatan media siber yang profesional dan beretika menjadi fokus utama kami. Keakuratan, etika jurnalistik, dan keberpihakan pada fakta adalah fondasi agar media tetap dipercaya publik,” tegas Ujianto.

Inovasi Program dan Literasi Sekolah

Selain penguatan internal, JMSI Batang–Pekalongan telah menyiapkan sederet program unggulan untuk periode 2026–2027. Di antaranya adalah pengembangan bisnis media siber, peningkatan kapasitas SDM jurnalis, hingga program JMSI Goes to School untuk memperkuat literasi media di kalangan pelajar.

Menurut Ujianto, media masa kini tidak boleh hanya sekadar menjadi penyampai berita, tetapi harus mampu bertransformasi menjadi mitra strategis bagi pemerintah maupun sektor swasta.

“Media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga harus berinovasi dan menjadi mitra pembangunan daerah, baik bagi pemerintah maupun sektor swasta,” tambahnya.

KEK Industropolis Buka Pintu Kolaborasi

Gayung bersambut, pihak KEK Industropolis Batang menyambut hangat sinergi ini. Kawasan industri raksasa tersebut menawarkan berbagai fasilitas modern yang bisa dimanfaatkan oleh komunitas maupun media untuk berbagai kegiatan positif.

Kepala Divisi Corporate Secretary KEK Industropolis Batang, Tanya Liwail Chamdy, menjelaskan bahwa kawasan tersebut kini telah dilengkapi dengan fasilitas lengkap mulai dari amfiteater, helipad, hingga rumah susun.

“Kami terbuka untuk apa pun. Ada amfiteater, helipad, taman, plaza, masjid, hingga rumah susun. Silakan dimanfaatkan, feel free, sama-sama kita eksplorasi,” ujar Tanya.

0 Komentar