Apakah Ada Kemungkinan Harga Emas Bisa Turun Lagi? Ini Penjelasan Lengkapnya

harga emas bisa turun
harga emas bisa turun / gemini ai
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID – Harga emas bisa turun menjadi pertanyaan besar bagi investor setelah reli tajam sejak akhir 2025 hingga Januari 2026.

Meski tren jangka panjang masih sangat kuat, data terbaru menunjukkan adanya sinyal koreksi jangka pendek yang patut diperhatikan, terutama dalam hitungan hari hingga pekan ini.

Pergerakan harga emas memang tidak pernah bergerak lurus ke atas. Setelah kenaikan signifikan, pasar biasanya membutuhkan jeda untuk konsolidasi sebelum melanjutkan tren utama.

Baca Juga:Apakah Harga Emas Antam Bisa Capai 3 Juta Sebelum Februari? Ini Fakta dan AnalisisnyaHarga Buyback Emas Antam Hari Ini Tanggal 22 Januari 2026 Turun Tapi Masih Mahal? Cek Rinciannya Di Sini!

Bukti koreksi harga emas yang terjadi saat ini

Indikasi bahwa harga emas bisa turun sudah terlihat di pasar global maupun domestik.

Pada Kamis, 22 Januari 2026, harga emas spot global tercatat turun sekitar 0,2 persen ke level US$ 4.825 per ons. Penurunan ini terjadi setelah reli panjang yang mendorong harga emas ke area tertinggi sepanjang sejarah.

Di dalam negeri, volatilitas juga mulai terasa. Harga emas UBS dan Galeri24 sempat menyentuh level mendekati Rp 2,9 juta per gram, namun kemudian melandai.

Sementara itu, harga emas Antam relatif stabil di kisaran Rp 2,77 juta per gram, dengan potensi koreksi jika tekanan global berlanjut.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar emas mulai memasuki fase evaluasi setelah lonjakan agresif.

Faktor utama yang membuat harga emas bisa turun

Ada beberapa faktor yang berpotensi menekan harga emas dalam jangka pendek, meskipun sifatnya sementara.

Beberapa faktor risiko penurunan yang perlu kamu perhatikan antara lain:

  • Selera risiko investor kembali meningkat sehingga permintaan safe haven emas berkurang
  • Penguatan dolar AS yang menekan harga emas berbasis mata uang USD
  • Suku bunga The Fed yang masih relatif tinggi dan berpotensi menunda pemangkasan
  • Kondisi teknikal overbought dengan indikator RSI emas berada di atas level 70
  • Aksi ambil untung setelah kenaikan tajam dalam waktu singkat

Selain itu, meredanya ketegangan geopolitik global, termasuk isu Greenland yang sempat memanas, juga mengurangi dorongan permintaan emas sebagai aset lindung nilai.

Baca Juga:Harga Emas Antam Hari Ini Tanggal 22 Januari 2026 Naik Rp18.000 per Gram! Ini Daftar Lengkap dari Logam Mulia!Harga Buyback Emas Hari Ini Tanggal 22 Januari 2026 Naik Tajam! Sudah di Angka 2,6 Juta per Gram!

Koreksi bukan berarti tren emas berakhir

Penting untuk dipahami bahwa koreksi tidak sama dengan pembalikan tren. Dalam konteks pasar emas saat ini, koreksi justru dianggap sehat.

0 Komentar