- Ketidakpastian geopolitik global yang mendorong permintaan safe haven
- Pembelian emas agresif oleh bank sentral dunia
- Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed
- Keterbatasan pasokan emas domestik
- Premium lokal yang ikut terdorong oleh fluktuasi rupiah
Kombinasi faktor ini membuat emas tetap menarik, meski sudah naik signifikan.
Perbandingan dengan UBS dan Galeri24 yang mendekati Rp 2,9 juta
Menariknya, meskipun Antam masih di bawah Rp 2,8 juta, harga emas dari produsen lain justru sudah mendekati Rp 2,9 juta per gram.
UBS tercatat berada di kisaran Rp 2.870.000 hingga Rp 2.918.000, sementara Galeri24 berada di rentang Rp 2.833.000 hingga Rp 2.854.000.
Baca Juga:Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Tanggal 22 Januari 2026 Turun Tapi Masih Mahal? Cek Rinciannya Di Sini!Harga Emas Antam Hari Ini Tanggal 22 Januari 2026 Naik Rp18.000 per Gram! Ini Daftar Lengkap dari Logam Mulia!
Namun, meski selisihnya semakin tipis, angka tersebut tetap belum menembus Rp 3 juta. Selain itu, harga Antam secara historis cenderung bergerak lebih konservatif dibandingkan UBS dan Galeri24.
Risiko koreksi tetap perlu diwaspadai
Lonjakan harga emas yang cepat dalam beberapa hari terakhir membuka peluang terjadinya koreksi jangka pendek.
Aksi ambil untung dari investor yang sudah masuk di harga rendah bisa menekan harga sementara sebelum kembali naik.
Karena itu, banyak analis merekomendasikan strategi beli bertahap dibandingkan masuk di satu titik harga tertinggi.
Secara teknikal dan fundamental, harga emas Antam bisa capai 3 juta sebelum Februari masih tergolong kecil kemungkinannya.
Tren naik memang kuat, tetapi proyeksi yang lebih realistis menempatkan level tersebut sebagai target kuartal I, bukan akhir Januari.
Meski begitu, selama faktor global tetap mendukung, harga emas Antam berpeluang terus mendekati level psikologis tersebut. Pantau pergerakan harian agar keputusan investasimu tetap rasional dan terukur.
