Biddokkes Polda Jateng Berikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Pengungsi Banjir di Tirto Pekalongan

Biddokkes Polda Jateng Berikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Pengungsi Banjir di Tirto Pekalongan
WAHYU HIDAYAT MEMERIKSA – Personel Biddokkes Polda Jateng memeriksa kesehatan warga terdampak banjir yang sedang mengungsi di SDN 03 Tirto, Kota Pekalongan, Selasa (20/1/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Kondisi kesehatan warga di lokasi pengungsian banjir Kota Pekalongan mulai menurun. Berbagai keluhan seperti batuk, sesak napas, hingga penyakit kronis menghantui para pengungsi yang sudah bertahan selama beberapa hari di tengah keterbatasan fasilitas.

Merespons situasi darurat tersebut, puluhan personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah diterjunkan langsung ke lokasi pengungsian pada Selasa (20/1/2026). Tim yang dipimpin oleh Kasubbid Dokpol AKBP Supramu ini bersinergi dengan Sie Dokkes Polres Pekalongan Kota untuk menyisir kondisi kesehatan warga terdampak.

Layanan medis jemput bola ini dipusatkan di dua titik utama, yakni Posko Pengungsian SD Negeri 03 Tirto dan Posko Masjid Khusnul Khuluq, Kelurahan Tirto. Di sana, warga mendapatkan pemeriksaan medis secara menyeluruh, lengkap dengan pemberian obat-obatan serta vitamin tambahan.

Baca Juga:Gedung SLB Batang Roboh, Kondisi Ruang Kelas Banyak yang Tak Layak Pakai dan Bahayakan Keselamatan SiswaMenhub Cek Jalur Rel Pekalongan yang Terendam Banjir, PT KAI Bakal Tinggikan Rel 50 Cm Demi Keamanan

Kabiddokkes Polda Jawa Tengah, Kombes Pol drg. Agustinus M.H.T., mengungkapkan bahwa lingkungan pengungsian yang lembap sangat rentan memicu wabah penyakit menular jika tidak segera diintervensi.

“Dari hasil pemeriksaan, keluhan terbanyak adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 54 kasus, disusul pusing, hipertensi, diare, dan penyakit kronis lainnya. Total ada 85 pengungsi yang kami periksa,” ujar Kombes Agustinus.

Edukasi Kebersihan di Tengah Bencana

Selain memberikan penanganan medis, tim Biddokkes juga memberikan edukasi kepada para pengungsi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan sanitasi lingkungan. Hal ini krusial dilakukan untuk menekan risiko penularan penyakit diare dan gatal-gatal yang biasanya muncul saat banjir melanda pemukiman dalam waktu lama.

Polisi menekankan bahwa kelompok rentan, seperti lansia dan balita, menjadi prioritas utama dalam pemeriksaan kali ini mengingat daya tahan tubuh mereka yang lebih lemah terhadap perubahan cuaca ekstrem.

Polri Pastikan Prioritas Keselamatan Warga

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di tengah bencana merupakan manifestasi nyata dari perlindungan masyarakat.

“Dalam situasi bencana, keselamatan dan kesehatan warga menjadi prioritas. Polri hadir untuk memastikan para pengungsi mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan agar mereka tetap kuat menghadapi masa sulit ini,” tutur Kombes Artanto.

0 Komentar