Namun, Yos menegaskan bahwa bantuan logistik hanyalah solusi jangka pendek. Akar masalah banjir di Kota Batik, menurutnya, terletak pada kondisi infrastruktur pengairan yang belum optimal.
“Kalau Sungai Bremi ini belum ditangani secara menyeluruh, setiap hujan besar dan sungainya meluap, pasti terjadi banjir. Ini memang perlu perhatian khusus ke depan,” pungkas Yos Rosyidi menutup pembicaraan.
Pemerintah kota kini tengah menanti tambahan bantuan dari pemerintah pusat berupa makanan siap saji dan paket kesehatan anak guna memperkuat ketahanan warga di pengungsian selama masa tanggap darurat berlangsung. (nul)
