Jalan Pantura Kendal Banyak Berlubang Akibat Banjir, Dinas PUPR Mulai Penambalan di Jalur Strategis!

Jalan Pantura Kendal Banyak Berlubang Akibat Banjir, Dinas PUPR Mulai Penambalan di Jalur Strategis!
ABDUL GHOFUR PERBAIKAN JALAN - Para petugas menambal lubang di Jalan Pantura Kota Kendal, Selasa (20/1/2026), dengan menggali, mengaspal, dan memadatkan permukaan jalan agar kembali aman dan rata.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Kendal menjadi sorotan tajam setelah diterjang banjir dan hujan ekstrem dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah ruas jalan strategis, terutama jalur nasional Pantura, kini dipenuhi lubang yang membahayakan nyawa para pengendara.

Merespons hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama instansi terkait mulai melakukan perbaikan secara bertahap. Salah satu fokus utama adalah ruas Jalan Soekarno-Hatta, mulai dari depan Kodim 0715/Kendal hingga simpang Masjid Agung Kendal.

Pantauan di lapangan menunjukkan petugas mulai melakukan penambalan darurat. Proses perbaikan dilakukan dengan membersihkan lubang dan memastikan permukaan jalan cukup kering sebelum ditutup dengan material aspal panas agar daya rekat lebih maksimal.

Baca Juga:Hindari Jalan Berlubang, Pelajar SMK di Pekalongan Tewas Kecelakaan Usai Tabrak Mobil dari Lawan ArusHNSI Batang Tolak Kapal Nelayan Jadi Kambing Hitam Penyebab Banjir, Desak Solusi Penanganan Komprehensif

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kendal, Sudaryanto, menegaskan bahwa pihaknya saat ini memprioritaskan jalur-jalur utama yang memiliki volume kendaraan tinggi.

“Kita sudah melakukan penambalan di beberapa titik, tapi kita prioritaskan jalan utama atau strategis yang setiap hari dilalui kendaraan berat maupun masyarakat umum,” tegas Sudaryanto, Selasa (20/1/2026).

Lubang “Maut” Terjebak Genangan Air

Kerusakan jalan ini dikeluhkan oleh banyak warga karena sering kali lubang tidak terlihat akibat tertutup sisa air banjir. Pengendara sepeda motor menjadi kelompok paling rentan mengalami kecelakaan karena terperosok ke dalam lubang yang cukup dalam.

Salah seorang warga, Nasirin, mengaku lega melihat adanya alat berat dan petugas di lapangan. Menurutnya, sudah banyak korban jatuh karena mengira jalanan rata, padahal terdapat lubang besar di bawah genangan.

“Jalannya parah, banyak lubang. Tidak sedikit pengendara, khususnya roda dua, terperosok dan jatuh. Alhamdulillah sekarang mulai diperbaiki,” ungkap Nasirin dengan nada syukur.

Senada dengan Nasirin, seorang pengendara bernama Khamimah juga menceritakan pengalaman buruknya hampir celaka saat melintas. “Saya kira jalannya rata, ternyata lubangnya cukup dalam. Motor saya oleng dan hampir jatuh,” ujarnya.

Kendala Cuaca Ekstrem

Meskipun perbaikan telah dimulai, Dinas PUPR mengakui adanya keterbatasan teknis di lapangan. Intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Kendal membuat proses pengaspalan tidak selalu efektif. Sudaryanto menyebutkan bahwa aspal tidak akan merekat sempurna jika kondisi permukaan jalan terus-menerus basah.

0 Komentar