Tangani Banjir Pesisir, Bupati Fadia Minta Pembangunan Rumah Pompa Siwalan Dimulai Awal Tahun 2026

Tangani Banjir Pesisir, Bupati Fadia Minta Pembangunan Rumah Pompa Siwalan Dimulai Awal Tahun 2026
TRIYONO TINJAU - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat melakukan tunjaun banjir di wilayah Kota Santri.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus berakselerasi dalam memitigasi bencana banjir yang kerap melanda wilayah pesisir. Sebagai langkah strategis, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menginstruksikan agar pembangunan rumah pompa baru di wilayah Kecamatan Siwalan segera dimulai pada awal tahun 2026 ini.

Langkah ini diambil menyusul tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir yang memicu luapan sungai di sejumlah kecamatan. Infrastruktur rumah pompa dinilai menjadi instrumen vital dalam sistem pengendalian banjir terpadu guna melindungi pemukiman warga dari genangan air yang berkepanjangan.

Bupati Fadia mengakui bahwa meski rumah pompa telah beroperasi di Kecamatan Tirto, tantangan banjir akibat cuaca ekstrem masih memerlukan penguatan infrastruktur di titik-titik rawan lainnya.

Baca Juga:Menhub Cek Jalur Rel Pekalongan yang Terendam Banjir, PT KAI Bakal Tinggikan Rel 50 Cm Demi KeamananHindari Jalan Berlubang, Pelajar SMK di Pekalongan Tewas Kecelakaan Usai Tabrak Mobil dari Lawan Arus

“Walaupun pembangunan rumah pompa telah dilakukan di Kecamatan Tirto, kita masih menghadapi persoalan banjir akibat meluapnya sungai,” ujar Bupati Fadia Arafiq dalam keterangannya di Kajen, Rabu (21/1/2026).

Fokus Penanganan di Siwalan

Kecamatan Siwalan dipilih sebagai lokasi prioritas pembangunan rumah pompa baru karena posisinya yang sangat rentan terdampak banjir luapan. Bupati menekankan bahwa penanganan banjir tidak boleh ditunda dan harus segera direalisasikan agar dampak kerugian di masyarakat dapat diminimalkan.

Fadia meminta jajaran perangkat daerah terkait untuk mempercepat proses administrasi dan teknis sehingga pengerjaan fisik dapat dilakukan tanpa menunggu pertengahan tahun.

“Saya minta agar pembangunan rumah pompa di Siwalan bisa segera dimulai di awal tahun ini sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir,” tegasnya.

Sinergi Hadapi Cuaca Ekstrem

Berdasarkan data terkini, cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di sejumlah wilayah meliputi Kecamatan Sragi, Siwalan, Wonokerto, Wiradesa, hingga Tirto. Bupati Fadia berharap pembangunan infrastruktur ini didukung oleh seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait demi percepatan pemulihan kondisi wilayah pesisir.

“Saya mengajak seluruh pihak terkait untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir demi kenyamanan dan keselamatan warga Kabupaten Pekalongan,” tambah Fadia.

Dengan dimulainya proyek rumah pompa di Siwalan ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan optimis kapasitas pengendalian air akan meningkat signifikan, sekaligus menjadi solusi berkelanjutan bagi masyarakat yang setiap tahunnya terdampak bencana hidrometeorologi. (yon)

0 Komentar