RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Kondisi memprihatinkan melanda Sekolah Dasar Negeri (SDN) 07 Kauman, Kabupaten Batang. Setiap kali intensitas hujan meningkat, sekolah yang kini dikepung oleh kawasan perumahan tersebut menjadi langganan banjir. Akibatnya, sedikitnya 120 siswa harus beradaptasi dengan keterbatasan dan efektivitas pembelajaran pun terancam.
Genangan air tidak hanya menutup halaman sekolah, tetapi juga merembes masuk ke dalam empat ruang kelas. Masalah ini dipicu oleh sistem drainase lingkungan yang tidak lagi mampu menampung debit air, serta posisi sekolah yang kini menjadi titik tumpu aliran air dari pemukiman baru di sekitarnya.
Kepala SDN 07 Kauman, Rasokha, mengungkapkan bahwa buruknya drainase menjadi biang keladi utama air sulit mengalir keluar dari area sekolah.
Baca Juga:Tanggul Kali Bodri Kendal Kritis dan Longsor, Warga Patebon Trauma Ancaman Banjir Besar Dua Tahun Lalu6 Hari Banjir Pekalongan Belum Surut, 2.485 Warga Bertahan di Pengungsian, Wali Kota Tetapkan Siaga Darurat
“Air menggenang karena drainase tidak berfungsi maksimal. Halaman sekolah tergenang, bahkan masuk ke ruang kelas. Tidak semuanya, tapi beberapa kelas pembelajarannya terganggu,” ujar Rasokha saat ditemui di lokasi, Kamis (22/1/2026).
Dampak Ekspansi Perumahan dan Tembok Usang
Letak sekolah yang berada di area yang kini padat perumahan membuat SDN 07 Kauman menerima kiriman air saat hujan deras. Ironisnya, struktur bangunan sekolah yang sudah menua tidak lagi mampu membendung rembesan air dari luar.
“Di belakang sekolah ada perumahan. Beberapa kelas tidak memiliki benteng tembok, dindingnya juga sudah usang, sehingga air meresap dan merembes masuk ke kelas,” jelas Rasokha lebih lanjut.
Demi memastikan hak belajar siswa tetap terpenuhi, pihak sekolah mengambil langkah darurat. Siswa di kelas yang terendam terpaksa diungsikan ke ruangan yang lebih tinggi dan kering.
“Kami mengatasi dengan memindahkan kegiatan belajar ke aula dan ruang-ruang kosong yang masih bisa dimanfaatkan,” katanya.
Desakan Solusi Jangka Panjang ke Pemerintah Daerah
Persoalan banjir di SDN 07 Kauman ini merupakan masalah klasik yang terus berulang setiap tahun. Pihak sekolah kini mendesak Pemerintah Kabupaten Batang untuk memberikan perhatian serius dan tidak membiarkan kondisi ini berlarut-larut.
Pihak sekolah telah bergerak cepat dengan menyusun proposal renovasi dan perbaikan infrastruktur. Rasokha memastikan dokumen tersebut segera sampai ke meja Kepala Dinas Pendidikan setempat setelah mendapatkan tanda tangan dari Koordinator Wilayah (Korwil).
