Liga 4 Jateng Ricuh! Suporter Persik Kendal Serbu Lapangan dan Lempari Botol Usai Kalah dari Persikama

Liga 4 Jateng Ricuh! Suporter Persik Kendal Serbu Lapangan dan Lempari Botol Usai Kalah dari Persikama
ABDUL GHOFUR RICUH - Terjadi kericuhan usai pertandingan Persik Kendal vs Persikama Magelang dalam Liga 4 Jawa Tengah, Rabu (21/1/2026) sore.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Kompetisi sepak bola Liga 4 Jawa Tengah diwarnai insiden memilukan. Laga antara tuan rumah Persik Kendal melawan Persikama Magelang di Stadion Kebondalem, Kendal, pada Rabu (21/1/2026) sore, berakhir ricuh. Penonton yang kecewa merangsek masuk ke area lapangan tak lama setelah wasit meniup peluit panjang.

Dalam pertandingan tersebut, Persik Kendal harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor tipis 1-2. Kekalahan ini memicu gelombang protes dari pendukung tuan rumah yang menilai kepemimpinan wasit tidak adil dan banyak merugikan Laskar Bahurekso.

Ketegangan yang semula hanya berupa teriakan kecaman dari tribun mendadak berubah menjadi anarkis. Sejumlah suporter nekat meloncati pagar pembatas, turun ke lapangan, dan melempar botol-botol air mineral ke arah perangkat pertandingan serta tim lawan.

Baca Juga:Sentuhan Kasih Inggit Soraya, Ketua TP PKK Pekalongan Gandeng Alumni Smaga 98 Bantu Korban Banjir TirtoPencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Sambong Batang Belum Membuahkan Hasil, Tim SAR Perluas Area

Bentrok dengan Aparat Keamanan

Melihat situasi yang kian tak terkendali, aparat kepolisian yang bersiaga langsung melakukan tindakan pengamanan. Petugas berupaya mendorong mundur massa agar kembali ke tribun. Namun, aksi tersebut dibalas dengan pelemparan benda keras yang diduga berasal dari arah pendukung tuan rumah.

Akibat bentrokan ini, beberapa anggota kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka akibat terkena lemparan benda keras saat mencoba menenangkan massa.

Salah seorang penonton, Nafisa, menceritakan bahwa atmosfer di stadion memang sudah memanas sejak babak kedua karena ketidakpuasan terhadap wasit.

“Banyak suporter tidak puas dengan keputusan wasit. Emosi sulit dikontrol sampai akhirnya terjadi bentrok dengan polisi,” ujar Nafisa saat ditemui di sekitar stadion.

Jalannya Pertandingan

Meski berakhir dengan kericuhan, laga sebenarnya berjalan normal hingga waktu penuh 90 menit. Pada babak pertama, kedua tim sempat bermain imbang dengan skor 1-1. Namun, memasuki paruh kedua, Persikama Magelang berhasil tampil lebih klinis dan mencetak gol kemenangan yang membungkam publik tuan rumah.

Aparat keamanan akhirnya berhasil mengosongkan area lapangan dan memastikan tim tamu serta perangkat pertandingan dapat meninggalkan stadion dengan selamat. Hingga Rabu malam, personel kepolisian masih berjaga di sekitar Stadion Kebondalem untuk memastikan situasi benar-benar kondusif.

Pihak manajemen Persik Kendal maupun panitia pelaksana pertandingan belum memberikan pernyataan resmi terkait potensi sanksi yang akan dijatuhkan oleh Asprov PSSI Jawa Tengah akibat insiden ini. Keselamatan dan sportivitas kini kembali menjadi sorotan utama dalam gelaran Liga 4 di wilayah Jawa Tengah. (fur)

0 Komentar