RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Kepedulian terhadap warga terdampak banjir di Kota Pekalongan terus mengalir. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya, turun langsung menyisir wilayah terdampak banjir guna menyalurkan bantuan kepada warga yang terisolasi genangan air di Gang 16, Kelurahan Tirto, Rabu (21/1/2026).
Dalam aksi kemanusiaan ini, Inggit tidak sendiri. Ia menggandeng Alumni SMA Negeri 3 Pekalongan (Smaga) angkatan 1998 untuk berkolaborasi mendistribusikan kebutuhan pokok serta perlengkapan darurat. Kehadiran rombongan di tengah genangan air disambut haru oleh warga yang sudah beberapa hari terakhir kesulitan beraktivitas akibat banjir yang tak kunjung surut.
Inggit Soraya menegaskan bahwa TP PKK memiliki tanggung jawab moral untuk selalu berada di garis depan saat masyarakat mengalami musibah.
Baca Juga:Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Sambong Batang Belum Membuahkan Hasil, Tim SAR Perluas AreaPengecoran Jalan Pantura Cepiring Kendal Picu Macet 6 Km, Dishub Terapkan Sistem Contraflow
“Kami ingin memastikan bahwa warga tidak merasa sendirian menghadapi musibah ini. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas kami agar masyarakat tetap kuat dan saling menguatkan,” ujar Hj. Inggit Soraya di sela-sela pemberian bantuan.
Sinergi Alumni dan Semangat Gotong Royong
Selain memberikan dukungan logistik, Inggit juga memberikan penguatan mental bagi para ibu dan lansia yang bertahan di rumah masing-masing. Ia mengapresiasi inisiatif Alumni Smaga 98 yang tergerak untuk memberikan sumbangsih nyata bagi tanah kelahiran mereka.
Menurutnya, sinergi antara organisasi resmi seperti PKK dengan komunitas alumni sekolah merupakan contoh kolaborasi yang sangat dibutuhkan dalam manajemen bencana di tingkat lokal.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi dari Alumni Smaga 98. Kehadiran mereka membuktikan bahwa nilai gotong royong di Kota Pekalongan masih sangat kuat, terutama dalam membantu sesama yang sedang tertimpa bencana,” tambahnya.
Distribusi Tepat Sasaran
Bantuan yang diserahkan meliputi paket sembako, perlengkapan higienitas, hingga makanan siap saji yang sangat dibutuhkan oleh warga di Kelurahan Tirto. Wilayah ini memang menjadi salah satu titik dengan genangan banjir yang cukup dalam, sehingga banyak warga yang kesulitan menjangkau pasar atau dapur umum pusat.
Melalui aksi ini, TP PKK Kota Pekalongan berharap dapat memantik semangat elemen masyarakat lainnya untuk ikut serta berkontribusi dalam meringankan beban para penyintas banjir. Pemerintah kota bersama organisasi kemasyarakatan terus memastikan ketersediaan kebutuhan dasar hingga kondisi cuaca kembali normal dan air benar-benar surut. (nul)
