RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Prestasi membanggakan diukir SMP Negeri 6 Pekalongan pada penghujung tahun 2025. Sekolah ini sukses membawa pulang gelar Juara 1 dalam ajang Lomba Inovasi Daerah yang diselenggarakan oleh Baperinda Kota Pekalongan berkat terobosan cerdas bertajuk Teknologi IoT pada Layanan Sekolah (TILAS).
Inovasi TILAS hadir sebagai solusi digital berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan berbagai layanan sekolah dalam satu kartu multifungsi atau Smart Card. Melalui sistem ini, aktivitas administratif siswa menjadi lebih modern, transparan, dan efisien.
Inovator sekaligus guru SMPN 6 Pekalongan, Hanif Prasetyo Bhakti Nugroho, mengungkapkan bahwa ide ini lahir dari diskusi bersama siswa kelas VIII yang kemudian dikembangkan secara serius setelah mengikuti workshop intensif.
Baca Juga:Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar, Antisipasi Balap Liar dan Tawuran di Jalur PanturaLongsor Terjang Bawang Batang 2 Rumah Tertimbun, Akses Jalan Lumpuh, 110 KK Mengungsi ke Dieng Kulon
“Sepulang workshop, kami mulai berpikir bagaimana IoT bisa membantu sistem presensi dan administrasi sekolah. Dari situ kami mencoba melakukan riset dan eksperimen. Memang awalnya banyak menemui kegagalan, namun kami terus menyempurnakannya,” ujar Hanif penuh semangat.
Satu Kartu untuk Semua Urusan Sekolah
Kecanggihan TILAS terletak pada penggunaan Smart Card yang menjadi kunci akses utama bagi seluruh siswa. Hanya dengan satu kartu, siswa dapat melakukan berbagai aktivitas harian mulai dari:
- Presensi Kehadiran: Tercatat secara otomatis dan real-time.
- Akses Perpustakaan: Memudahkan peminjaman dan pengembalian buku.
- Transaksi Non-Tunai: Berfungsi sebagai e-money untuk belanja di kantin sekolah.
- “Konsepnya adalah integrasi. Kartu tersebut menjadi dompet digital sekaligus akses administratif. Ini sangat memudahkan karena siswa tidak perlu membawa banyak kartu atau uang tunai dalam jumlah besar,” tambah Hanif.
Monitoring Orang Tua Secara Real-Time
TILAS tidak sekadar mengganti cara manual ke digital, namun memberikan rasa aman bagi wali murid. Orang tua dapat memantau kehadiran serta aktivitas izin putra-putrinya secara langsung. Data yang tersaji secara akurat ini juga sangat membantu Guru BK dalam melakukan pemantauan kedisiplinan siswa.
Keunggulan lain yang memikat dewan juri adalah sifatnya yang modular. TILAS dikembangkan sebagai upgrade dari aplikasi sekolah sebelumnya, SILAKAN. Hal ini membuat sistem sangat fleksibel untuk diterapkan di sekolah mana pun, baik dengan jumlah siswa sedikit maupun banyak.
