“Kami tidak ingin menunggu terlalu lama. Kondisi di lapangan sangat mengkhawatirkan, sehingga warga sepakat swadaya dan menggalang donasi untuk penanganan darurat,” tutur Edy.
Target penyelesaian pengerjaan darurat ini dipatok pada Senin sore. Namun, warga sangat berharap pemerintah pusat maupun provinsi segera menindaklanjuti aksi ini dengan perbaikan permanen. Tanpa penguatan struktur yang kokoh, tanggul darurat dikhawatirkan hanya akan bertahan sementara di tengah puncak musim hujan yang masih berlangsung hingga Februari mendatang. (fur)
