Jalur Curug Muncar-Songgodadi Akhirnya Terbuka, Tim Gabungan Terjang Longsor Hingga Larut Malam

  Jalur Curug Muncar-Songgodadi Akhirnya Terbuka, Tim Gabungan Terjang Longsor Hingga Larut Malam
LONGSOR TERATASI: Longsor yang sempat menutup jalur Curug Muncar-Songgodadi di Petungkriyono kini sudah teratasi dengan diterjunkannya alat berat DPU. Foto: Hadi Waluyo.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Upaya keras tim gabungan dalam membuka akses jalan yang tertutup material longsor di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, akhirnya membuahkan hasil. Jalur penghubung Desa Curug Muncar menuju Desa Songgodadi yang sempat terputus total kini sudah bisa dilalui kendaraan setelah penanganan darurat hingga tengah malam, Senin (26/1/2026).

Longsor yang terjadi di beberapa titik sejak Jumat sore tersebut sempat membuat warga terisolasi. Medan yang berat dan volume material tanah yang besar membuat evakuasi manual tidak memadai, sehingga DPU TARU Kabupaten Pekalongan harus menerjunkan alat berat ke lokasi pada Senin malam.

Warga Desa Songgodadi, Daslam, menceritakan betapa sulitnya kondisi di lapangan sebelum bantuan alat berat tiba.

Baca Juga:Dana Desa Kumpulrejo 2026 Menyusut Tajam, Camat Patebon Desak Pemdes Fokus ke Pembangunan NonfisikMobil Operasional PLN Terjun ke Jurang 160 Meter di Lebakbarang Usai Diterjang Longsor, Sopir Selamat

“Sebagian memang sudah dibersihkan warga, tapi ada dua titik longsor yang benar-benar tidak bisa dikerjakan manual. Harus pakai alat berat. Alhamdulillah setelah alat berat diterjunkan, longsor sudah bisa dibersihkan. Pak Camat bahkan malam-malam mantau langsung prosesnya,” ujar Daslam, Selasa (27/1/2026).

Empat Titik Longsor Berhasil Ditembus

Proses evakuasi material yang berlangsung hingga pukul 23.00 WIB tersebut fokus pada dua area utama, yakni di Curug Muncar dan Songgodadi. Titik terparah dilaporkan berada di Kali Sengkarang, tepatnya pada ruas jalan Kambangan–Curug Muncar.

Camat Petungkriyono, Hadi Surono, yang turun langsung ke lokasi bersama unsur Forkopimcam, mengonfirmasi bahwa seluruh rintangan di jalur tersebut telah dibersihkan.

“Alhamdulillah, penanganan longsoran di jalur Curug Muncar–Songgodadi sudah selesai. Total ada empat titik longsor, dua di Curug Muncar dan dua di Songgodadi,” jelas Hadi Surono di sela pembersihan.

Petungkriyono Kini Bebas Isolasi

Penanganan ini melibatkan kolaborasi luas antara Forkopimcam Petungkriyono, TKSK, relawan, Pemerintah Desa, hingga masyarakat setempat. Dengan terbukanya jalur ini, Hadi menegaskan bahwa tidak ada lagi titik longsor yang menutup akses desa di wilayahnya.

“Dengan terbukanya jalur Curug Muncar–Songgodadi, dapat kami sampaikan bahwa titik longsoran di wilayah Kecamatan Petungkriyono sudah teratasi semua,” tegasnya.

Meski akses jalan sudah kembali normal dan aktivitas warga mulai pulih, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Mengingat topografi Petungkriyono yang berbukit dan curah hujan yang masih tinggi, potensi longsor susulan masih perlu diwaspadai oleh pengguna jalan yang melintas, terutama pada malam hari. (had)

0 Komentar