Matematika Tak Lagi Membosankan! Inovasi I’m PM SMPN 2 Pekalongan Raih Juara 2 Innovation Award 2025

Matematika Tak Lagi Membosankan! Inovasi I’m PM SMPN 2 Pekalongan Raih Juara 2 Innovation Award 2025
JUARA - Melalui inovasi bertajuk I’m PM (Imajinasi Moral Pembelajaran Matematika), SMPN 2 Pekalongan ini sukses menyabet Juara 2 Innovation Award dari Baperinda Kota Pekalongan untuk kategori Inovasi Aktif Terbaik.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Stigma matematika sebagai mata pelajaran yang kaku dan menakutkan berhasil dipatahkan oleh SMP Negeri 2 Pekalongan. Lewat terobosan kreatif bertajuk I’m PM (Imajinasi Moral Pembelajaran Matematika), sekolah ini sukses menyabet gelar Juara 2 dalam ajang bergengsi Innovation Award yang digelar Baperinda Kota Pekalongan untuk kategori Inovasi Aktif Terbaik.

Inovasi yang mulai diterapkan sejak September 2025 ini merupakan buah pemikiran Riyanto, atau yang akrab disapa Mr. Riy. Guru inovatif ini terinspirasi dari Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) untuk mengubah wajah kelas matematika menjadi ruang eksplorasi sosial dan kepedulian lingkungan.

“Anak-anak tidak hanya tahu berapa liter air yang mereka pakai, tapi juga diajak berpikir apa yang bisa mereka lakukan agar air tetap tersedia di masa depan,” ungkap Riyanto kepada Tribun, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga:Mobil Operasional PLN Terjun ke Jurang 160 Meter di Lebakbarang Usai Diterjang Longsor, Sopir SelamatPCNU Pekalongan Resmikan Ponpes An-Nahdliyah Kesesi, Dibangun di Atas Tanah Wakaf Seluas 2 Hektar

Menghitung Angka, Melahirkan Aksi

Dalam metode I’m PM, angka-angka tidak lagi sekadar hafalan rumus. Salah satu contoh praktisnya diterapkan pada materi bangun ruang sisi lengkung. Siswa diminta mengukur volume gayung di rumah mereka untuk menghitung total konsumsi air harian.

Namun, pembelajaran tidak berhenti sampai di situ. Tahap selanjutnya adalah “Imajinasi Moral”, di mana siswa ditantang menciptakan kampanye kreatif berupa poster hingga video pendek tentang pentingnya menghemat air bersih.

Pendekatan ini dinilai sangat unggul oleh dewan juri karena mampu mengawinkan kemampuan berhitung (numeracy), pola pikir kritis, dan pengambilan sikap moral dalam satu rangkaian tugas yang menyenangkan bagi siswa.

Lahirkan Ide Visioner Pengelolaan Air

Hasil dari inovasi ini pun sangat mengejutkan. Para siswa SMPN 2 Pekalongan mulai melahirkan ide-ide visioner yang melampaui usia mereka, seperti rancangan sistem pengelolaan air skala RT hingga alat sederhana untuk pemisah sabun guna meminimalkan pencemaran lingkungan.

Mr. Riy berharap keberhasilan ini bisa menular ke sekolah-sekolah lain agar para tenaga pendidik berani keluar dari pola mengajar konvensional yang cenderung membosankan.

“Keberhasilan I’m PM ini diharapkan menjadi pemantik bagi guru lain untuk keluar dari pola konvensional,” pungkasnya.

0 Komentar