Mobil Operasional PLN Terjun ke Jurang 160 Meter di Lebakbarang Usai Diterjang Longsor, Sopir Selamat

Mobil Operasional PLN Terjun ke Jurang 160 Meter di Lebakbarang Usai Diterjang Longsor, Sopir Selamat
HADI WALUYO MASUK JURANG - mobil operasional mitra kerja PLN masuk ke jurang sedalam sekitar 160 meter di alur Sungai Jangkar, Dukuh Krandegan, Desa Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Selasa (27/1/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Sebuah mobil operasional milik mitra kerja PLN dilaporkan terperosok ke dalam jurang sedalam 160 meter di alur Sungai Jangkar, Dukuh Krandegan, Desa Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Selasa (27/1/2026). Kendaraan tersebut terjun bebas setelah dihantam material longsor pada Senin malam.

Beruntung, musibah ini tidak memakan korban jiwa. Saat material tanah menghantam badan mobil, kendaraan tersebut dalam kondisi kosong karena ditinggal oleh pengemudi dan teknisi akibat mengalami kendala mesin di tengah cuaca ekstrem.

Bati Tuud Koramil Lebakbarang, Peltu Samiran, mengonfirmasi bahwa penemuan bangkai mobil ini bermula dari laporan warga pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Baca Juga:PCNU Pekalongan Resmikan Ponpes An-Nahdliyah Kesesi, Dibangun di Atas Tanah Wakaf Seluas 2 HektarMuslimat NU Pekalongan Bentuk Paralegal, Kiai Machrus Tegaskan Pesantren Harus Bersih dari Aksi Bullying

“Laporan kami terima saat anggota sedang melaksanakan pembersihan material longsor di alur Sungai Jangkar. Tim menyusuri tebing dan berhasil mencapai dasar jurang. Di lokasi ditemukan satu unit mobil Avanza hitam dengan nomor polisi K 1069 FB,” ujar Peltu Samiran, Selasa.

Kronologi: Mogok Sebelum Diterjang Longsor

Kecelakaan ini bermula saat tim teknis PLN baru saja menyelesaikan perbaikan jaringan listrik di wilayah Desa Sidomulyo pada Senin sore. Saat hendak melanjutkan perjalanan menuju Desa Mendolo di tengah hujan lebat, mobil mengalami kerusakan pada kampas kopling hingga mogok di jalan tanjakan Krandegan.

Mengingat medan yang terjal dan hari mulai gelap, petugas memutuskan untuk meninggalkan mobil dan berjalan kaki menuju Balai Desa Mendolo guna mencari perlindungan.

Humas PLN Pekalongan, Fika, memastikan bahwa seluruh petugas dalam kondisi aman. “Petugasnya alhamdulillah semuanya selamat karena sudah dijemput tim lain melalui jalur alternatif. Mobil ditinggal di lokasi dan kemudian terdampak longsor hingga masuk jurang,” terang Fika.

Identitas dan Barang Bukti

Di dasar jurang, petugas gabungan menemukan tas berisi identitas atas nama Lukman Hakim, alat kerja berupa gergaji lipat, serta helm proyek. Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, menyebutkan kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp50 juta.

Hingga Selasa sore, bangkai kendaraan masih berada di dasar jurang Sungai Jangkar. Polisi menegaskan bahwa proses evakuasi belum memungkinkan untuk dilakukan dalam waktu dekat.

0 Komentar