“Kita sudah punya peta potensi longsor. Tata ruang seharusnya tidak memberi ruang bagi permukiman di kawasan rawan bencana,” pungkasnya.
Hingga saat ini, sebanyak 110 kepala keluarga (KK) dari total 170 KK di Dukuh Rejosari masih mengungsi di rumah kerabat di Desa Dieng Kulon, Batur. Pemerintah terus melakukan pendataan aset warga untuk mempermudah proses administrasi pembebasan lahan relokasi nantinya. (fel)
