RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Kabar gembira bagi warga Kota Batik. Pemerintah Kota Pekalongan sukses menyabet penghargaan bergengsi dalam ajang Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (27/1/2026). Penghargaan kategori Pratama ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjamin kesehatan seluruh lapisan masyarakat.
Hingga Januari 2026, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Pekalongan telah menembus angka fantastis, yakni 314.775 jiwa atau 99,53 persen dari total penduduk. Dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 81,25 persen, Pekalongan melampaui standar nasional yang ditetapkan BPJS Kesehatan.
Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, yang menerima langsung penghargaan tersebut, menyatakan bahwa prestasi ini adalah kado untuk masyarakat. Namun, ia menekankan bahwa piagam bukanlah tujuan utama, melainkan kualitas layanan di lapangan.
Baca Juga:Penantian 15 Tahun Berakhir, Warga Banjaran Kendal Akhirnya Nikmati Jalan Mulus Berkat Bupati TikaBerantas Buta Aksara Al-Qur'an, 24 Santri Binaan Lapas Pekalongan Belajar BTQ Bersama Ustaz FKAM
“Saat ini cakupan UHC Kota Pekalongan sudah 99 persen. Kami berharap dengan tercapaianya UHC ini masyarakat Kota Pekalongan tidak lagi khawatir jika memerlukan layanan kesehatan baik di puskesmas atau rumah sakit. Saya juga mendoakan agar masyarakat sehat selalu,” ujar Balgis Diab dengan penuh syukur.
Berobat Cukup Bawa KTP, JKN Langsung Aktif
Kemudahan akses kesehatan kini semakin nyata. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Puji Winarti, menjelaskan bahwa dengan status UHC ini, hambatan administrasi saat warga jatuh sakit bisa diminimalisir.
Bagi warga Pekalongan yang belum memiliki kartu JKN namun mendadak membutuhkan perawatan medis, kepesertaannya bisa langsung diaktifkan saat itu juga di fasilitas kesehatan.
“Dengan UHC, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan secara cepat dan mudah. Bahkan bagi warga yang belum terdaftar JKN, kepesertaan bisa langsung aktif saat membutuhkan pelayanan,” jelas Puji Winarti.
Apresiasi dari BPJS Kesehatan
Pejabat Pengganti Sementara (PPS) Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Guna Setiawan, turut mengapresiasi kerja keras Pemkot Pekalongan. Menurutnya, konsistensi anggaran daerah dalam membiayai iuran warga kurang mampu adalah kunci keberhasilan ini.
“Capaian ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan. Kami berharap komitmen ini dapat terus dijaga secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” tandas Guna.
