Siap Kerja! 50 Peserta Lulus Diklat Satpam Gada Pratama di Polres Pekalongan Kota, Ini Keunggulannya

Siap Kerja! 50 Peserta Lulus Diklat Satpam Gada Pratama di Polres Pekalongan Kota, Ini Keunggulannya
WAHYU HIDAYAT DIKLAT – Sebanyak 50 peserta lulus Diklat Satpam Kualifikasi Gada Pratama tingkat Polda Jateng di Polres Pekalongan Kota yang diadakan Perwira Satria Perkasa Sukses (PSPS), bertempat di GOR Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Sebanyak 50 peserta dinyatakan lulus dan berhak menyandang kualifikasi Gada Pratama setelah menuntaskan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Satpam tingkat Polda Jawa Tengah. Kegiatan yang dipusatkan di Polres Pekalongan Kota ini berakhir secara resmi pada Rabu (28/1/2026).

Diklat Satpam Gada Pratama Angkatan ke-13 Tahun 2026 ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT Perwira Satria Perkasa Sukses (PSPS) Semarang dengan jajaran Polres Pekalongan Kota. Selama sepuluh hari, para peserta digembleng di GOR Kelurahan Pringrejo untuk meningkatkan kompetensi di bidang pengamanan.

Kasubdit Satpam/Polsus Ditbinmas Polda Jateng, AKBP Meyta Toliu, S.H., M.H., menegaskan bahwa pelatihan ini adalah mandat dari Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 2002 guna membentuk tenaga pengamanan yang legal dan kredibel.

Baca Juga:Tanah Gerak Terjang Desa Bubak Pekalongan, Dua Rumah Warga Rusak Parah Hingga Tembok Roboh TotalPekalongan Raih UHC Awards 2026, Balgis Diab: 99 Persen Warga Kini Terjamin Layanan Kesehatan Gratis

“Tujuan diklat ini adalah meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan satpam sebagai pengemban fungsi kepolisian. Dengan demikian, akan terbentuk satpam yang legal, kompeten, profesional, dan siap terjun ke dunia kerja,” jelas AKBP Meyta Toliu saat upacara penutupan.

Metode Pelatihan: Lebih Banyak Praktik Lapangan

Kasat Binmas Polres Pekalongan Kota, AKP Budi Winarso, melalui Kanit Binkamsa Aiptu Tyas Santosa, memaparkan bahwa pelatihan ini menggunakan kurikulum 140 jam pelajaran. Uniknya, porsi pelatihan lebih menitikberatkan pada aspek lapangan ketimbang teori di dalam kelas.

“Kegiatan ini diikuti 50 peserta, terdiri dari 46 laki-laki dan 4 perempuan. Komposisinya adalah 40 persen teori dan 60 persen praktik guna memastikan kesiapan fisik dan mental peserta,” ungkap Aiptu Tyas Santosa.

Materi yang diajarkan sangat komprehensif, mulai dari kemampuan bela diri Polri, penggunaan tongkat dan borgol, pengenalan senjata api, hingga teknik pemadaman kebakaran dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Menjadi Bagian Keamanan Swakarsa

AKBP Meyta Toliu menambahkan, personel satpam yang telah tersertifikasi Gada Pratama merupakan bagian penting dari sistem keamanan rakyat semesta. Mereka diharapkan mampu menjalankan fungsi keamanan swakarsa di lingkungan kerja masing-masing sesuai aturan perundang-undangan.

Setelah mengikuti prosesi penyematan pin Gada Pratama, seluruh lulusan kini mengantongi ijazah resmi yang menjadi syarat mutlak untuk bekerja di sektor pengamanan profesional.

0 Komentar